Di saat anak-anak antusias belajar di museum dan membuat postcard. Para orang tua dilibatkan untuk membuat karya lukis pada tas serut yang hasilnya dapat mereka simpan sebagai kenangan. Selesai membuat prakarya, para orang tua mengikuti agenda sharing session bersama psikolog dari Kelip Indonesia, Biro Layanan Psikologi. Di sesi ini para orang tua dapat berbagi pengalaman serta mencurahkan isi hati dan pikiran yang mereka pikul selama mendampingi pengobatan anaknya.
Melalui kegiatan Piknik Edukatif ini, Pita Kuning berharap anak-anak pejuang kanker dapat memperoleh pengalaman positif dan bisa mengekspresikan diri sebagai seorang anak kecil seutuhnya. Para orang tua juga memperoleh pengetahuan bermanfaat untuk mendukung kesehatan mental anaknya yang dapat berpengaruh pada proses pengobatan yang sedang dilakukan.
“Pita Kuning akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas hidup anak dengan kanker beserta keluarganya, tak hanya melalui kegiatan rekreasional seperti Piknik Edukatif saja, tapi juga melalui kolaborasi yang perlu dilakukan berbagai pihak dalam menyelenggarakan program layanan psikososial berkelanjutan,” tutup Tyas. (Joesvicar Iqbal)
