Selain menimbulkan korban jiwa, ledakan juga berdampak pada sedikitnya tujuh rumah di sekitar lokasi. Sejumlah bangunan mengalami keretakan pada dinding, kaca pecah, hingga kanopi roboh akibat kuatnya daya ledak.
Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak mengungkapkan dugaan awal penyebab ledakan berasal dari kebocoran pipa gas bawah tanah.
“Dari hasil investigasi awal, diduga terjadi kebocoran dari pipa gas tanam atau pipa gas bawah tanah. Saat dilakukan pengecekan menggunakan alat pendeteksi gas, memang terdeteksi adanya kandungan gas di lokasi. Namun, ini masih merupakan dugaan awal dan penyelidikan terus dilakukan,” jelas Calvijn.
Hingga kini, polisi bersama tim laboratorium forensik masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti ledakan. Garis polisi juga telah dipasang di sekitar lokasi guna mendukung proses penyelidikan dan menjaga keselamatan warga.(Vinolla)
