Lebih lanjut, Iriawan menekankan bahwa tantangan dunia kesehatan di masa depan menuntut ruang gerak yang dinamis. Oleh karena itu, pengembangan fasilitas dan adopsi teknologi medis mutakhir harus berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
“Teruslah berinovasi, tingkatkan kompetensi, serta jaga keramahan dan empati kepada setiap pasien. Keramahan adalah jiwa pelayanan kesehatan, sedangkan profesionalisme menjadi fondasi dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” tuturnya mengingatkan.
Bagi Iriawan, seluruh capaian positif yang diraih rumah sakit saat ini merupakan refleksi dari nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi oleh keluarga besar BUMN energi tersebut. Budaya kerja yang inklusif dan responsif harus tetap menjadi urat nadi operasional.
“Ketulusan, inklusivitas, kesiapsiagaan, dedikasi, dan profesionalisme harus terus menjadi budaya kerja. Nilai-nilai inilah yang menjadikan rumah sakit tidak hanya unggul dari sisi fasilitas, tetapi juga dipercaya masyarakat,” tambah mantan Penjabat Gubernur Jawa Barat tersebut.

