
Akselerasi performa gemilang ini juga tercermin dari realisasi total Aset yang kini mencapai Rp 183,8 Triliun, atau meningkat 56% dari tahun lalu yang tercatat sebesar Rp 117,8 Triliun. Pertumbuhan aset ini ditopang kuat oleh pencapaian Outstanding Loan (OSL) gross yang melesat ke angka Rp 153,6 Triliun, naik 58,8% dari capaian tahun sebelumnya senilai Rp 96,7 Triliun.
“Tidak mudah untuk menjaga konsistensi pertumbuhan selama satu seperempat abad tanpa adanya loyalitas dan kepercayaan yang besar dari nasabah. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia yang terus menjadikan Pegadaian sebagai mitra finansial utama. Pencapaian ini juga merupakan buah dari dedikasi dan kerja keras seluruh Insan Pegadaian,” ujar Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Damar Latri Setiawan.
Tidak hanya itu, Pegadaian juga mulai melangkah ke kancah internasional, dimulai dengan memperkuat struktur permodalan dan mendapatkan kepercayaan pasar internasional melalui penerimaan fasilitas pendanaan (funding) strategis dari perbankan raksasa Jepang, Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC), menjawab tren investasi modern, Pegadaian tengah mengembangkan produk Exchange-Traded Fund (ETF) Emas untuk memberikan fleksibilitas bagi para investor dalam bertransaksi emas di bursa secara likuid dan transparan, hingga ekspansi jaringan outlet dimana Pegadaian resmi memperluas jangkauan operasional fisiknya dengan membuka kantor cabang luar negeri pertama di Timor Leste.

