Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Vicky Kosasie, Puteri Indonesia Lingkungan 2026, mengajak generasi muda untuk mulai berkontribusi melalui langkah-langkah sederhana yang memberikan dampak jangka panjang. “Isu lingkungan sering kali terasa begitu besar sehingga banyak orang merasa kontribusinya tidak berarti. Padahal perubahan selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama-sama. Hari ini kita menanam pohon, tetapi sesungguhnya kita sedang menanam harapan bagi generasi berikutnya. Saya mengapresiasi Sharp Indonesia yang berhasil mengubah kegiatan olahraga menjadi gerakan pelestarian lingkungan yang nyata dan mengajak lebih banyak anak muda untuk terlibat.”
Pemilihan Suaka Elang bukan tanpa alasan. Kawasan konservasi tersebut menjadi pusat rehabilitasi Elang Jawa (Nisaetus bartelsi), spesies endemik Indonesia yang berstatus terancam punah sekaligus menjadi indikator kesehatan ekosistem hutan. Restorasi habitat melalui penanaman pohon akan membantu menjaga keseimbangan ekosistem, meningkatkan keanekaragaman hayati, memperbaiki siklus air, sekaligus mendukung proses rehabilitasi satwa liar.

