Tersedia lima mobil klinik hewan keliling yang akan menyasar di lima kota administrasi DKI Jakarta untuk melayani hewan peliharaan masyarakat.
Gubernur menjelaskan, di setiap mobil klinik hewan keliling tersebut dilengkapi dengan dokter hewan serta alat medis yang dapat melayani beberapa perawatan anabul (anak bulu), seperti rawat jalan pemeriksaan kesehatan hewan, pemeriksaan dan pengobatan kucing, pemeriksaan dan pengobatan anjing, pemeriksaan dan pengobatan kambing dan sapi, tindakan operasi sepert operasi kecil dan steril, hingga ultrasonografi (USG).
“Jakarta sebagai kota yang bebas rabies tentunya harus terus kita dukung, kita pertahankan, dan kita rawat. Karena itu, keberadaan Mobil Klinik Hewan Keliling ini saya yakini menjadi modal sosial yang sangat baik bagi Jakarta untuk mempertahankan status sebagai kota bebas rabies sekaligus mendukung Jakarta sebagai kota global, kota pusat perekonomian, dan ibu kota negara,” tuturnya.
Pramono menambahkan, untuk tahun 2026, Pemerintah DKI Jakarta menargetkan 23 ribu hewan untuk disterilisasi. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan tersebut guna mewujudkan Jakarta menjadi kota yang ramah dengan hewan.
