Ketum KONI Pusat berharap Pacu Kuda di seluruh Sumba mengikuti standar penyelenggaraan nasional yang memberikan atensi pada keamanan atlet dan penonton.
Ditambahkan Triwatty, penyelenggaraan Pacu Kuda harus taat pada aturan. Salah satunya, tidak ada penonton masuk dalam lintasan yang membahayakan joki, kuda dan penonton. Tak kalah penting, joki juga perlu menggunakan pelindung, yang mana Konfederasi Nasional Pordasi menyerahkan body protector dan helm untuk digunakan joki cilik.
Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Direktur Eksekutif FN Pordasi Widodo Edi Sektianto kepada Wabup Rangga Kaka. Secara total ada 90 body protector dan helm untuk memberikan perlindungan kepada para joki cilik di Pulau Sumba.
Adapun body protector dan helm tersebut merupakan produksi Indonesia, tepatnya merek Sharktex Jawa Timur.
Di sisi lain, industri peternakan lokal harus mendapakan manfaat dari intensitas pertandingan yang tinggi. “Peternak-peternak kuda di Sumba ini semakin banyak, dan kuda-kuda yang dari Sumba ini semakin berkualitas yang dilahirkan,” tutup Marciano. (bam)
