
Direktur PT POJ, Ferry Hariawan, menegaskan bahwa kemitraan dengan TOP ini merupakan jangkar strategis untuk memperkuat ekosistem transportasi urban sekaligus memberikan bantalan ekonomi bagi masyarakat produktif.
“Melalui kerja sama ini, ada satu dampak sosial utama yang langsung kita sasar, yaitu menekan angka pengangguran. Mobil-mobil ini disewakan secara kompetitif kepada para mitra driver perusahaan ride-hailing, khususnya mitra Gojek, sehingga mereka bisa langsung produktif tanpa terkendala modal awal pembelian kendaraan,” ujar Ferry.
Ferry menambahkan bahwa fase ini merupakan pilot project yang akan dievaluasi secara berkala. Jika menunjukkan performa positif dalam tiga bulan ke depan, POJ dan TOP telah menyiapkan cetak biru ekspansi yang jauh lebih masif.
“Saat ini kita melepas 250 armada. Setelah evaluasi tiga bulan, kami menargetkan untuk menambah hingga mencapai total 1.000 unit kendaraan,” jelasnya optimis.
Sebagai bagian dari keluarga besar Pegadaian Group, PT POJ juga mengemban misi inklusi keuangan. Kolaborasi ini dimanfaatkan sebagai pintu masuk untuk memperkenalkan produk investasi aman kepada ekosistem digital ride-hailing.

