Di tengah kondisi fiskal DKI Jakarta yang sedang mengalami keterbatasan, Idris meminta Pemprov tetap menjadikan penanganan banjir sebagai prioritas utama anggaran.
Ia berharap pembangunan sheet pile dilakukan secara bertahap namun tuntas pada setiap aliran kali, bukan tersebar di banyak lokasi tanpa penyelesaian menyeluruh.
“Saya berharap satu per satu kali diselesaikan sampai tuntas, terutama yang menjadi titik rawan banjir. Kalau setiap tahun bisa menyelesaikan dua atau tiga aliran kali, itu sudah sangat baik. Bila anggaran memungkinkan, bisa dilakukan dengan skema multiyears. Kalau belum memungkinkan, sesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” pungkasnya. (Sofian)

