Hasil tersebut membuat Indonesia belum meraih kemenangan dalam dua pertandingan Grup A. Pada pertandingan pembuka, Garuda Muda kalah 1-3 dari tuan rumah China.
Dalam laga yang berlangsung Minggu (12/7/2026), Indonesia memberikan perlawanan sengit sebelum kalah dengan skor 23-25, 24-26, 25-21, dan 20-25.
Meski gagal meraih poin, penampilan Indonesia saat menghadapi China sempat memberikan tekanan kepada salah satu tim unggulan di Grup A.
Pelatih Timnas Voli Putra Indonesia U-18, Odyk Hermanto, mengakui timnya tampil jauh di bawah performa saat menghadapi Chinese Taipei. Menurut dia, kondisi fisik dan mental para pemain menjadi faktor utama yang memengaruhi hasil pertandingan.
“Pemain kunci kita, Dito, dalam kondisi sakit sehingga performanya kurang maksimal,” ujar Odyk.
Ia juga menilai para pemain kehilangan kepercayaan diri sehingga ragu dalam mengambil keputusan di lapangan.
“Anak-anak dalam kondisi mental kurang baik. Mereka takut mengambil keputusan sehingga permainan menjadi berantakan. Dibanding saat melawan China kemarin, hari ini performa kami sangat menurun,” katanya.
