Odyk mengungkapkan evaluasi yang telah dilakukan tim pelatih sebelum pertandingan juga tidak mampu diterapkan para pemain di lapangan.
“Apa yang sudah kami evaluasi melalui latihan tadi pagi untuk pembenahan cover defense tidak bisa berjalan seperti saat evaluasi. Ini artinya anak-anak memang sedang dalam kondisi mental yang kurang baik,” tutur Odyk.
Menurutnya, rotasi pemain juga belum memberikan dampak maksimal untuk mengangkat performa tim.
“Rotasi pemain sudah kami lakukan untuk pemulihan kondisi. Ternyata hasilnya hanya berjalan separuh, setelah itu performa kembali menurun,” ucapnya.
Sebelumnya, usai kalah dari China, Odyk menilai para pemain sebenarnya sudah tampil cukup baik, tetapi terlambat beradaptasi dengan permainan lawan.
“Anak-anak sudah bermain bagus, hanya saja mereka terlambat beradaptasi pada awal pertandingan. Kami masih lemah di posisi blok karena pemain tuan rumah memiliki postur dan jangkauan lebih tinggi. Posisi bertahan anak-anak juga kurang rapat,” ujar Odyk.
