“Setiap orang harus tahu perjalanan kariernya sampai ke mana. Ada tahapan yang harus dilalui. Sistem pola karier ini kita bangun supaya semua jelas,” tutur Menteri Nusron.
Menteri Nusron menjelaskan, transformasi SDM akan diiringi dengan penataan organisasi, penyusunan peta jabatan, penguatan kompetensi, hingga rotasi pegawai sebagai bagian dari pembentukan pemimpin yang memiliki pengalaman menyeluruh di berbagai wilayah dan bidang tugas. Melalui langkah ini, Kementerian ATR/BPN ingin memastikan setiap promosi jabatan didasarkan pada kompetensi, pengalaman, dan rekam jejak kinerja.
Dalam pembinaan yang dihadiri Kepala Kanwil BPN, Kepala Kantah hingga Kepala Seksi se- DKI Jakarta dan Banten ini, Menteri Nusron mengingatkan jajaran agar menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Menurutnya, keberhasilan transformasi organisasi tidak hanya ditentukan oleh perubahan sistem, tetapi juga oleh komitmen setiap pegawai untuk memberikan pelayanan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat serta menjaga marwah Kementerian ATR/BPN.
