“Sama warga sudah sempat diteriakin supaya pelan dan tidak melintas di sana karena akan tersangkut,” kata Emong, Kamis.
Namun, teriakan warga tidak diindahkan dan truk tetap melaju dengan kecepatan tinggi hingga berujung tersangkut di kolong jembatan rel kereta api.
Emong menambahkan, dari keterangan sopir yang sempat ditanya oleh warga, bahwa dia sedang bermain handphone sambil berkendara sehingga tidak mendegar teriakan warga.
Kemudian, warga menghubungi petugas kepolisian dan Sudin Perhubungan Jakarta Timur untuk evakuasi truk tersebut.
Kendaraan derek membantu truk tersebut agar bisa terlepas dari sangkutan kolong jembatan.
“Jadi tadi digembosin semua bannya sampai anginnya habis baru dia bisa keluar. Tidak ada korban,” tutup Emong. (Joesvicar Iqbal)
