Situasi kemudian memanas ketika beberapa orang diduga rekan pria tersebut mulai bertindak agresif dengan menendang kursi yang berada di depan kios. Merasa keselamatannya terancam, Ragil mengaku mengambil senjata tajam dari dalam kios untuk berjaga-jaga dan sempat mengejar salah seorang dari mereka.
Tidak lama kemudian, kelompok tersebut diduga kembali dengan jumlah yang lebih banyak sambil membawa parang. Ragil mengatakan dirinya berlari menyelamatkan diri ke dalam kios, sementara kelompok itu diduga merusak barang dagangan menggunakan parang dan melempari bangunan kios.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah fasilitas kios dan barang dagangan mengalami kerusakan.
Ragil menyatakan akan melaporkan peristiwa itu ke Polresta Kendari dengan membawa rekaman CCTV sebagai barang bukti agar para pelaku diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Polresta Kendari terkait dugaan penyerangan dan pengrusakan yang viral di media sosial.(Vinolla)
