IPOL.ID- Musim kemarau mulai memicu krisis air bersih di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Sejumlah wilayah terdampak mengalami kekeringan, sehingga warga terpaksa mengantre bahkan berebut bantuan air bersih yang disalurkan pemerintah.
Salah satu kondisi tersebut terjadi di Desa Gemuruh, Kecamatan Bawang, Senin (6/7/2026). Saat truk tangki milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tiba di lokasi, puluhan warga yang didominasi ibu rumah tangga langsung berbondong-bondong membawa jeriken, ember, dan berbagai wadah penampung air untuk mendapatkan pasokan air bersih.
Warga mengaku kesulitan memperoleh air bersih sudah berlangsung selama sekitar dua bulan terakhir. Sumur-sumur warga mengering akibat minimnya curah hujan selama musim kemarau.
“Sumur di rumah sudah kering sama sekali sejak dua bulan lalu. Kalau untuk mandi terpaksa ke sungai walau airnya kotor. Makanya pas ada bantuan air bersih ini kami langsung berebut karena kalau tidak antre bisa tidak kebagian,” ujar Muhammad Ali, warga Desa Gemuruh, Selasa (7/7/2026).

