Pasokan hanya tersedia di beberapa pulau, sementara Pulau Panggang menjadi salah satu wilayah yang mengalami keterbatasan suplai.
“Kita harus dorong apa yang menjadi harapan warga, termasuk pemenuhan kebutuhan BBM untuk nelayan,” ujar politisi yang dikenal low profil itu.
Lebih lanjut, Srikandi PDI-P itu berharap kebutuhan dasar masyarakat kepulauan, terutama pasokan BBM, dapat segera direalisasikan agar warga tidak lagi mengalami kendala saat menjalankan aktivitas mencari nafkah.
Selain mendorong solusi jangka pendek, Komisi D DPRD DKI Jakarta juga akan memetakan kebutuhan BBM di sejumlah pulau sebagai bahan pembahasan bersama pemerintah daerah.
“Jadi pasca ini akan menjadi bahan untuk diskusi lebih lanjut. Mudah-mudahan bisa dijadikan pembahasan dalam rapat anggaran, baik pada APBD Perubahan maupun APBD Tahun Anggaran 2027 nanti,” tutupnya.(Sofian)
