Wayan Suarsa berharap perhatian Pemprov Bali terhadap UMKM terus ditingkatkan dengan lebih banyak mendengar aspirasi para pelaku usaha. “Setiap UMKM memiliki kendala yang berbeda-beda. Harapan kami, Pemprov Bali terus mendekat ke pelaku UMKM, mengetahui permasalahan yang dihadapi, serta membantu menghadirkan solusi agar UMKM di Bali semakin maju dan berkembang,” tegasnya.
Pengunjung warung, Retno Lestari, asal Ubung Kaja, Denpasar Utara, mengaku senang dapat menikmati program berbagi yang digelar Pemprov Bali serangkaian Tumpek Krulut. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian seorang pemimpin kepada masyarakat.
“Saya sangat senang bisa ikut menikmati program berbagi dari Bapak Gubernur. Menurut saya, ini bentuk kasih sayang seorang pemimpin ke rakyatnya. Semoga program seperti ini dapat terus berlanjut karena manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, sekaligus memberi dampak positif bagi pelaku UMKM di Bali,” tegasnya.
Melalui momentum Tumpek Krulut, Gubernur Koster mengajak masyarakat Bali untuk menjadikan kasih sayang, kepedulian, dan semangat gotong royong sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Dengan kebersamaan tersebut, keharmonisan sosial diharap tetap terjaga, sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat dan kemajuan UMKM di seluruh Bali.
