IPOL.ID – Presiden Argentina Javier Milei kembali menyerang Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva secara terbuka. Dalam wawancara dengan LN+ pada Minggu (2/8), Milei menyebut Lula sebagai “pencuri” dan pejabat “korup”.
“Dia itu seorang pencuri, dia itu korup, dia pernah divonis bersalah atas pencurian dan korupsi, dia pernah dipenjara, jadi benar jika kita menyebutnya sebagai seorang terpidana,” kata Milei dikutip AFP, Senin (3/8).
Ini merupakan lanjutan dari pernyataan serupa yang dilontarkan Milei pekan lalu, saat ia berpidato di Brasil mendukung Flavio Bolsonaro, rival Lula di pemilu presiden Oktober mendatang.
Akibat pernyataan itu, otoritas Brasil menarik pulang Duta Besarnya untuk Argentina guna berkonsultasi.
Pemerintah Argentina lantas berupaya meredam ketegangan dengan mitra dagang terbesarnya tersebut. Juru bicara kepresidenan Argentina, Adrian Ravier, menyebut ini hanya soal “perbedaan ideologis dan politik”.
Ditanya alasan sikap agresifnya, Milei membalas: “Bukankah menurut Anda, tindakan mencuri dari seseorang itu agresif? Menyebut seseorang sebagai ‘pencuri’ jauh lebih ringan dampaknya dibandingkan tindakan pencurian itu sendiri.”
