Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Pakar Hukum Optimis Laporan 75 Pegawai KPK Bakal Dilanjuti Ombudsman
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > Pakar Hukum Optimis Laporan 75 Pegawai KPK Bakal Dilanjuti Ombudsman
HeadlineHukumIndex beritaNews

Pakar Hukum Optimis Laporan 75 Pegawai KPK Bakal Dilanjuti Ombudsman

Timur
Timur Published 20 May 2021, 15:00
Share
1 Min Read
WhatsApp Image 2021 05 20 at 13.58.12
Pakar hukum Universitas Al Azhar, Suparji Ahmad. (Ist)
SHARE

indoposonline.id – Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilaporkan ke Ombudsman RI. Ia diduga melakukan maladministrasi pada Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).  Pelaporan itu dilakukan oleh 75 orang pegawai KPK yang dinyatakan tidak lulus atau tak memenuhi syarat (TMS) dalam asesmen TWK tersebut kemarin.

Menanggapi hal itu, pakar hukum Universitas Al Azhar Suparji Ahmad menilai, langkah yang ditempuh 75 orang pegawai KPK itu sudah tepat. “Sudah (tepat), untuk menguji soal administrasi seleksi menjadi ASN KPK,” ujar Suparji ketika dihubungi, Kamis (20/5).

Namun, perlu digarisbawahi bahwa pelaporan pimpinan KPK kepada Ombudsman hanya sebatas persoalan administratif. “Laporan tersebut merupakan bagian 75 pegawai tersebut untuk membela haknya, terkait dengan tidak lolosnya sebagai ASN,” tukas pakar hukum bergelar doktor tersebut.

Dia pun mengingatkan, bahwa Ombudsman dibentuk sebagai lembaga negara yang mendukung tata kelola pemerintahan yang baik dan mencegah mal administrasi oleh penyelenggara negara.

Baca Juga

IMG 20260518 WA0044
KPK Berencana Panggil Muhadjir Effendi Dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Diperiksa KPK, Pihak Swasta Dicecar Soal Pemberian Uang ke Pihak PN Depok
KPK Perpanjang Masa Penahanan Eks Ajudan Gubernur Riau
12Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: 75 pegawai, kpk, maladministrasi, pakar hukum, Suparji Ahmad, tes wawasan kebangsaan, TWK
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Palestina 16043 1 2 Hamas Surati Jokowi, Minta Indonesia Bantu Mobilisasi untuk Palestina
Next Article WhatsApp Image 2021 05 20 at 14.06.28 1 BBM Satu Harga dari Pertamina untuk Indonesia

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260518 WA0045
HeadlineJabodetabek

Truk Koperasi Desa Merah Putih Ambil Barang di Gudang Indomaret, Netizen Soroti Konsep Operasional

Jakarta Raya
Husen Minta Program Pilah Sampah Pemprov DKI Dibarengi Peran RT dan RW
18 May 2026, 17:49
HeadlineNews
Dipanggil KPK, Kepala BPBD Bakal Diperiksa Kasus Pemerasan oleh Bupati Tulungagung
18 May 2026, 16:33
Ekonomi
Masyarakat Wajib Waspada Modus Penipuan, BRI Tegaskan Pengajuan KUR Tidak Ditawarkan Secara Online
18 May 2026, 17:41
Olahraga
Pelantikan dan Pengukuhan Kepengurusan baru PB FAJI periode 2026-2030
18 May 2026, 15:15
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?