Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Pelopor Kecerdasan Buatan Peringatkan Ancaman AI ‘Lebih Mendesak’ ketimbang Perubahan Iklim
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Tekno/Science > Pelopor Kecerdasan Buatan Peringatkan Ancaman AI ‘Lebih Mendesak’ ketimbang Perubahan Iklim
Tekno/Science

Pelopor Kecerdasan Buatan Peringatkan Ancaman AI ‘Lebih Mendesak’ ketimbang Perubahan Iklim

Farih
Farih Published 07 May 2023, 22:00
Share
4 Min Read
AI
Logo Google, Microsoft, dan Alfabet serta kata-kata Kecerdasan Buatan AI dalam sebuah ilustrasi, 4 Mei 2023. Foto: REUTERS/Dado Ruvic
SHARE

IPOL.ID – Kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dapat menimbulkan ancaman yang “lebih mendesak” bagi umat manusia daripada isu perubahan iklim, kata pelopor AI Geoffrey Hinton kepada Reuters dalam sebuah wawancara pada Jumat (5/5).

Geoffrey Hinton, yang dikenal luas sebagai salah satu “bapak baptis AI”, baru-baru ini mengumumkan bahwa dia telah hengkang dari perusahaan teknologi Alphabet, setelah satu dekade bekerja di perusahaan tersebut.

Hinton mengatakan bahwa dia ingin berbicara tentang risiko teknologi tanpa memengaruhi mantan perusahaan tempatnya bekerja itu.

Karya Hinton dianggap penting untuk pengembangan sistem AI kontemporer. Pada 1986, ia ikut menulis makalah “Mempelajari representasi dengan kesalahan propagasi balik”, sebuah tonggak sejarah dalam pengembangan jaringan yang mendukung teknologi AI. Pada 2018, dia dianugerahi Penghargaan Turing sebagai pengakuan atas terobosan penelitiannya.

Namun Hinton kini berdiri di jajaran para pemimpin teknologi yang secara terbuka mengungkapkan kekhawatiran mereka tentang kemungkinan ancaman yang ditimbulkan oleh AI, jika mesin itu berhasil mencapai kecerdasan yang lebih tinggi daripada manusia hingga akhirnya dapat mengendalikan planet ini.

“Saya tidak ingin meremehkan perubahan iklim. Saya tidak ingin mengatakan, ‘Anda tidak perlu khawatir tentang perubahan iklim.’ Itu juga (memiliki) risiko yang sangat besar,” kata Hinton mengutip VOA Indonesia, Minggu (7/5).

“Namun, saya pikir ini (AI) mungkin akan menjadi lebih mendesak.”

Dia menambahkan: “Dengan perubahan iklim, sangat mudah untuk merekomendasikan apa yang harus Anda lakukan: Anda berhenti membakar karbon. Jika Anda melakukannya, pada akhirnya semuanya akan baik-baik saja. Sedangkan untuk ini (AI), sama sekali tidak jelas apa yang harus Anda lakukan.”

OpenAI yang didukung Microsoft menjadi pionir pada perlombaan platform teknologi pada November, ketika berhasil memmbuat chatbot ChatGPT bertenaga AI untuk publik. OpenAI serta merta menjadi aplikasi yang tumbuh tercepat dalam sejarah, mencapai 100 juta pengguna bulanan dalam dua bulan.

Pada April, CEO Twitter Elon Musk bergabung dengan ribuan orang lainnya yang menandatangani surat terbuka. Surat itu menyerukan dilakukannya jeda enam bulan dalam pengembangan sistem yang lebih kuat daripada GPT-4 OpenAI yang baru diluncurkan.

Hinton mengatakan bahwa AI mungkin terbukti menjadi ancaman eksistensial bagi umat manusia, tetapi dia tidak setuju dengan penghentian penelitian.

“Ini sama sekali tidak realistis,” katanya. “Saya di kubu yang berpikir ini adalah risiko eksistensial, dan itu cukup dekat sehingga kita harus bekerja sangat keras sekarang, dan mengerahkan banyak sumber daya untuk mencari tahu apa yang bisa kita lakukan.”

Di Uni Eropa, sebuah komite anggota parlemen menanggapi surat yang didukung Musk, menyerukan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden untuk menggelar komite tingkat tinggi global dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen tentang arah masa depan teknologi.

Minggu lalu, komite menyetujui serangkaian proposal penting yang menargetkan AI generatif, yang akan memaksa perusahaan seperti OpenAI untuk mengungkapkan materi hak cipta apa pun yang digunakan untuk melatih model mereka.

Sementara itu, Biden mengadakan pembicaraan dengan sejumlah pemimpin perusahaan AI, termasuk CEO Alphabet Sundar Pichai dan CEO OpenAI Sam Altman di Gedung Putih. Pembicaraan itu menjanjikan “diskusi yang jujur dan konstruktif” tentang perlunya perusahaan agar lebih transparan tentang sistem mereka.

“Pemimpin teknologi paling memahaminya, dan politisi harus terlibat,” kata Hinton. “Itu mempengaruhi kita semua, jadi kita semua harus memikirkannya,” tukasnya. (VOA Indonesia/Far)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: ai, artificial intellegence, kecerdasan buatan
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article b8c43036 065c 49df b32a 4dc6b03ed952 Diguyur Hujan Deras, Jalan Bantar Jati Cipayung Banjir
Next Article 3D bioprinting organ jantung. Kembangkan Teknik 3D Bioprinting, Kini Pengobatan Gagal Jantung Punya Alternatif Lebih Aman dan Terjangkau

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260510 WA0035
HeadlineNews

Tiga Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan, Operasi SAR Ditutup

Olahraga
Tutup Penataran Pelatih Anggar 2026, Ketua IKASI DKI Ghozi Zulazmi: Kami Harap Anggar dapat Populer di Sekolah-Sekolah
10 May 2026, 22:52
HeadlineJabodetabek
BMKG Prediksi Malam ini Jakarta Berpotensi Hujan
10 May 2026, 17:03
HeadlineOtomotif
Jorge Martin Rajai MotoGP Prancis, Marquez Kecelakaan
10 May 2026, 21:15
HeadlineNasional
117.452 Jamaah Mulai Tiba di Arab Saudi Jalani Ibadah Haji
10 May 2026, 16:07
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?