Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Bertemu Tokoh-tokoh Islam di Istiqlal, Presiden Iran Sebut ISIS Merusak Citra Islam
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Internasional > Bertemu Tokoh-tokoh Islam di Istiqlal, Presiden Iran Sebut ISIS Merusak Citra Islam
Internasional

Bertemu Tokoh-tokoh Islam di Istiqlal, Presiden Iran Sebut ISIS Merusak Citra Islam

Farih
Farih Published 26 May 2023, 09:45
Share
4 Min Read
iran
Presiden Iran Ebrahim Raisi, ketiga kiri, melaksanakan shalat Dzuhur di Masjid Istiqlal di Jakart, hari Rabu, 24 Mei 2023. Foto: AP
SHARE

IPOL.ID – Presiden Iran Ibrahim Raisi hari Rabu (24/5) mengadakan pertemuan dengan tokoh-tokoh Islam di Masjid Istiqlal, Jakarta. Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, dan Ketua Komisi Luar Negeri Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bunyan Saptomo ikut hadir dalam pertemuan itu.

Berbicara di Masjid Istiqlal, setelah mengikut salat zuhur berjamaah, Presiden Iran Ibrahim Raisi menegaskan tentangannya terhadap milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah), yang menurutnya telah merusak citra Islam. Ia merujuk pada organisasi teroris yang berupaya mendirikan kekhalifahan di bagian utara Irak dan Suriah pada 2014. Iran adalah negara pertama yang menyampaikan kesediaan menjadi anggota pasukan koalisi untuk melawan ISIS.

Islam adalah agama yang memperhatikan kaum yang lemah dan tidak berdaya, yang mendorong persatuan dan kesatuan umat, bukan agama yang memprovokasi terjadinya pertikaian dan perpecahan, ujar Raisi dengan bantuan penerjemah dari Kedutaan Besar Iran di Jakarta.

“Kita melihat (ISIS) dapat menarik banyak pemuda pemudi, yang ditarik, yang ditipu. Berbagai pembunuhan brutal dilaksanakan oleh kelompok yang keluar dari agama ini. Slogannya adalah slogan Islam tapi jauh dari nilai-nilai Islam,” kata Raisi dimuat VOA Indonesia, Kamis (26/5).

Pemimpin yang mulai berkuasa sejak tahun 2021 itu juga mengajak semua umat Islam untuk memberi perhatian dan membantu perjuangan Palestina, dan juga umat Islam yang sedang mengalami penindasan, seperti warga Muslim-Uighur di Myanmar.

Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri MUI Bunyan Saptomo, yang hadir dalam pertemuan di Istiqlal itu, mengatakan para tokoh organisasi Islam juga mendengarkan pandangan Raisi mengenai persahabatan antara Indonesia dan Iran.

“Dia (Ibrahim Raisi) menyampaikan peran masjid sangat penting bagi umat Islam. Bukan hanya tempat ibadah, tapi juga sebagai tempat untuk pembinaan umat, pemajuan umat, pusat ilmu pengetahuan, dan pusat penanggulangan kemiskinan. Jadi aspek sosialnya yang ditekankan,” ujar Bunyan.

Raisi memuji bangsa Indonesia dan umat Islam di Indonesia yang begitu aktif dalam berbagai kegiatan internasional untuk perdamaian dunia, tambahnya. Ia juga menawarkan kerja sama di bidang kebudayaan.

Pengamat Timur Tengah di Universitas Indonesia Yon Machmudi menilai kunjungan Raisi, pemimpin negara muslim Syiah, ke sebuah negara mayoritas Muslim di dunia yang merepresentasi aliran Sunni, merupakan hal penting. Meskipun menyatukan Sunni dan Syiah membutuhkan waktu, tapi setidaknya hal itu sudah dimulai, ujar Yon.

“Tapi langkah itu sebenarnya sudah dimulai. Sinyalnya ketika normalisasi (hubungan) Saudi dan Iran sudah dilakukan. Ini menjadi sebuah pijakan pertama untuk bisa memperluas komunikasi dengan dunia Islam yang lain,” tutur Yon.

Yon menambahkan pertemuan Raisi dengan tokoh-tokoh organisasi kemasyarakatan Islam adalah sebuah sinyal bahwa Iran sebenarnya tidak jauh berbeda dengan Indonesia, meskipun harus diakui sebagian besar masyarakat Indonesia masih sulit menerima keberadaan kelompok Syiah.

Menurutnya, relasi Indonesia dan Iran saat ini muncul karena keterbukaan yang terjadi di Iran, yang memang menginginkan bisa bekerjasama dengan negara lain. Normalisasi hubungan Iran-Arab Saudi pada awal Maret lalu merupakan peristiwa yang sangat penting dan dimanfaatkan baik sekali oleh Iran untuk melakukan kerja sama dengan banyak negara.

Raisi, tambah Yon, juga merupakan pemimpin yang sangat kuat karena berasal dari kalangan ayatollah yang memiliki wewenang sangat luas.

Itulah sebabnya kebijakan Raisi senantiasa didukung oleh struktur politik yang ada di Iran. Dibanding presiden Iran sebelumnya, Raisi dinilai lebih terbuka dan menghormati kebijakan negara-negara tetangganya.

Sehari sebelum berbicara di Masjid Istiqlal, Raisi bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor. Kedua pemimpin negara tersebut membahas situasi geopolitik dunia dan menyepakati sejumlah kerja sama, antara lain dalam pemberantasan peredaran gelap narkoba. (VOA Indonesia/Far)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: ibrahim raisi, isi, Islam, istiqlal, presiden iran
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article timnas 1 FIFA Matchday, Timnas Indonesia Mulai Jalani Pemusatan Latihan 5 Juni
Next Article 863393 720 Polda Riau Tangkap Direktur Perusahaan Tersangka Penipuan Rp25 Miliar

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260602 WA0236
HeadlineNews

Viral! Mahasiswa Sesama Jenis Kepergok Ciuman di Kampus, PNJ Siapkan Sanksi Tegas

HeadlineNews
Dua Orang Terluka Akibat Dugaan Peluru Nyasar di Kampus UNP Padang
02 Jun 2026, 23:45
Nusantara
Video Diduga Lurah Marahi Petugas Puskesmas di Bandung Viral, BKPSDM Lakukan Klarifikasi
03 Jun 2026, 10:00
HeadlineOlahraga
Misi Balas Dendam Putri KW kontra Michelle Li
02 Jun 2026, 23:00
Nasional
Dewi Coryati: Skema Afirmasi Solusi Bagi Dosen yang Ingin Melanjutkan Program Doktoral
02 Jun 2026, 23:25
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?