Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Program Pendampingan PNM membuat Nasabah Garut Berdaya Lewat Anyaman Bambu
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Ekonomi > Program Pendampingan PNM membuat Nasabah Garut Berdaya Lewat Anyaman Bambu
Ekonomi

Program Pendampingan PNM membuat Nasabah Garut Berdaya Lewat Anyaman Bambu

Farih
Farih Published 11 Sep 2023, 21:11
Share
3 Min Read
bc27b79a 5bf5 4566 b640 e80aa082affa
Titi Sapinah, nasabah PNM Mekaar di Desa Samida, Kabupaten Garut. Foto: PNM
SHARE

IPOL.ID – Dalam membantu perempuan prasejahtera mengembangkan usahanya, PNM meyakini ada lebih dari sekadar modal usaha yang dibutuhkan oleh para nasabahnya. Akses pasar yang lebih luas salah satunya. Pelaku usaha ultra mikro binaan PNM yang seluruhnya adalah perempuan, mayoritas merupakan ibu rumah tangga.

Mereka menjalani usaha dari rumah dengan pembeli yang cenderung terbatas di sekitar tempat tinggalnya saja.

Hal ini diakui oleh Ibu Titi Sapinah, nasabah PNM Mekaar di Desa Samida, Kabupaten Garut. Sebagai penjual ragam anyaman bambu, Ia merasa sangat terbantu setiap kali diajak oleh PNM untuk ikut berpartisipasi dalam pameran dan bazar.

“Dagangan saya jadi dikenal dan dibeli sama orang yang ngga pernah kepikiran sama saya. Sering ada tamu penting datang ke pameran dan beli anyaman bambu saya, kalau ngga diajak ikut pameran, pembeli saya itu-itu aja,” jelas Titi.

Baca Juga

Oknum polisi diduga mengamuk sambil membawa pedang dan pistol di Jalan Letjen Ibrahim Adjie, Tarogong Kaler. Foto: Tangkapan layar Instagram @feedgramindo
Viral Oknum Polisi Ngamuk Bawa Pedang dan Pistol di Garut, Berakhir Dikeroyok Massa
Berkat Layanan Call Center 110, Pemudik Kehabisan BBM di Garut Bisa Lanjutkan Perjalanan
Gelar Bukber Bersama, PNM Angkat Kisah Perempuan Tangguh Nasabah Mekaar dan UlaMM

Beberapa kali menjadi peserta pameran yang difasilitasi oleh PNM, Titi jadi semakin percaya diri untuk bisa memperkenalkan produknya lebih luas lagi.

Apalagi, Ia juga pernah mengikuti kegiatan studi banding ke nasabah PNM di Bali yang memang terkenal dengan kreasi anyaman bambu. Ilmu dari pelatihan yang diberikan melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) oleh PNM juga diterapkannya untuk menjajakan produk anyaman bambu.

Titi pun terinspirasi dari hasil studi banding hingga membuat beberapa kreasi produk anyaman dan mulai mempromosikan usahanya melalui platform WhatsApp.

“Siapa sangka sekarang saya bisa kaya orang-orang, jualan pakai hp bukan cuma di pasar atau di rumah,” terangnya bahagia.

PNM berfokus pada pemberdayaan nasabah melalui pembiayaan dan pendampingan. Pemberdayaan diarahkan pada peningkatan kesejahteraan nasabah terutama pada pembangunan ekonomi yang menciptakan multiplier effect terhadap pembangunan sosial dan pembangunan lingkungan.

Saat ini PNM merupakan lembaga pemberdayaan terbesar di dunia dengan nasabah 14,8 juta. PNM merupakan institusi pemberdayaan perempuan yang menjadikan model grameen bank sebagai rujukan.

Saat ini tercatat nasabah grameen bank yang diinisiasi oleh Muhammad Yunus baru mencatatkan 10 juta nasabah.

Fokus PNM pada pilar ekonomi telah membantu pemerintah mengatasi persoalan pekerjaan yang layak dan membantu pemerintah menjaga pertumbuhan ekonomi dan juga membantu mengurangi kesenjangan pendapatan di masyarakat.

Komitmen PNM dalam membantu nasabah mendapatkan akses pasar yang lebih luas sekaligus apresiasi kepada nasabah unggulan yang dinilai gigih dan berprestasi dalam berkontribusi bagi ekonomi keluarga. Harapannya, nasabah lain yang masih merintis usaha dapat termotivasi untuk terus mengembangkan skill dan pengetahuan agar mampu naik kelas. (sol)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: garut, IPL PNM, nasabah pnm
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article f1558da5 c0fc 4fc3 b44c 88ed05eaaebd Lagi, BNN Musnahkan Ratusan Kilogram Narkotika Asal Sindikat Napi Rutan dan Lapas
Next Article 144d3576 02d1 4ee4 8124 92ecb741f5cb Korsleting, 3 Rumah dan 3 Motor Ludes Diamuk Api di Cakung

TERPOPULER

TERPOPULER
Sejumlah kontainer milik PT PMM yang dibongkar paksa diduga oleh petugas di Batam, Kepulauan Riau, Minggu (24/5/2026). Foto: Ist
Hukum

Kuasa Hukum Protes Keras Pembongkaran Paksa 15 Kontainer Milik PT PMM

HeadlineOlahraga
Penuh Haru Laga Perpisahan Moh Salah, Liverpool Ditahan Brentford
25 May 2026, 06:35
Jakarta RayaNasional
BPJS Kesehatan DKI Jakarta Gelar Fun Walk di CFD Sudirman-Thamrin
24 May 2026, 19:16
HeadlineOlahraga
Hasil Liga Italia, Emil Eudero Mulyadi dkk Terdegradasi Usai Cremonese Dihajar Como 1-4
25 May 2026, 07:31
Olahraga
DETEC International Junior Championship kembali digelar di Sukoharjo
24 May 2026, 23:25
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?