Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Sekda DKI Dorong BUMD Bangun Pusat Pembelajaran Pegawai seperti PAM Jaya
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Jakarta Raya > Sekda DKI Dorong BUMD Bangun Pusat Pembelajaran Pegawai seperti PAM Jaya
Jakarta Raya

Sekda DKI Dorong BUMD Bangun Pusat Pembelajaran Pegawai seperti PAM Jaya

Farih
Farih Published 24 Dec 2023, 17:45
Share
3 Min Read
23d15139 2816 4679 82be 68714653ee57
Sekda Joko Agus Setyono, Wa Ode Herlina (Sekretaris Komisi B DPRD DKI), Arief Nasrudin (Dirut Perumda PAM Jaya) saat meresmikan Corporate Learning Center. Foto: dok. PAM Jaya
SHARE

IPOL.ID – Perumda PAM Jaya meresmikan Corporate Learning Center (Pusat Pembelajaraan Perusahaan) untuk menggodok kompetensi para pegawai dan calon pegawai perseroan, akhir pekan lalu. Pusat pembelajaran ini berada di Buaran Project Office (BPO) Inslatasi Pengolahan Air (IPA) Buaran, Jalan Raya Kalimalang, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Fasilitas tersebut secara simbolis diresmikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) DKI Jakarta, Joko Agus Setyono, Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta Wa Ode Herlina, Direktur Utama Perumda PAM Jaya Arief Nasrudin, Wakil Wali Kota Administasi Jakarta Timur Iin Mutma’inah dan Ketua Dewan Pengawas PAM Jaya Arman Hamzah.

Sekda DKI Jakarta, Joko Agus Setyono mengatakan, belum semua perseroan daerah memiliki pusat pembelajaran tersebut. Dikatakannya, hanya Bank DKI dan Perumda PAM Jaya yang memiliki pusat pelatihan dan pembelajaran bagi pegawai dan calon pegawainya.

“Harapan saya di BUMD yang lain pun memiliki tempat untuk belajar dan mengupdate (memperbarui) ilmu pengetahuannya secara berkala sehingga kita tidak ketinggalan informasi pengetahuan maupun teknologi,” kata Joko.

Menurut dia, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pembangunan zona integritas di birokrasi. Pertama direksi harus memperhatikan kebutuhan organisasi, artinya kebutuhan yang dikeluarkan tidak terlalu besar.

Kedua, direksi harus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) para pegawai. Salah satunya dengan melibatkan akademisi agar SDM yang dimiliki perseroan bisa unggul.

“Ketiga adalah sarana dan prasarananya, kalau nggak bagus, jelek ya tidak nyaman kita dalam bekerja. Contoh Pemprov DKI Jakarta tidak memiliki gedung yang baik, hampir semua SKPD punya gedung lama,” jelas Joko.

Keempat, berkaitan dengan alokasi anggaran dan penyerapannya dengan bak. Joko mengingatkan, agar anggaran yang digunakan memiliki efek ganda (multiplier effect) yang maksimal, sesuai UU Nomor 1 Tahun 20222 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Regulasi itu menjelaskan, paling tidak pemerintah mengalokasikan sekitar 40 persen untuk belanja modal, kemudian 30 persen maksimal untuk belanja pegawai. Sedangkan 20 persen untuk pendidikan dan 10 persen untuk kesehatan.

“Berkali-kali (disampaikan) baik itu rapat dengan DPRD maupun rapat di internal, selalu saya sampaikan bahwa kita menuju ke sana. Nah di tahun 2024 yang tadinya tahun 2023 belanja modalnya itu sekitar 9 persen, tahun 2024 kami naikan coba menjadi 19 persen,” ungkapnya.

“Secara bertahap selama lima tahun dihitung sejak tahun 2022 itu bisa sampai ke angka 40 persen. Harapannya dengan alokasi anggaran belanja modal yang cukup, kita bisa membangun semacam ini (pusat pembelajaran perusahaan),” sambungnya.

Dalam sambutannya, Joko juga menekankan kepada PAM Jaya untuk mencari dosen yang memiliki latarbelakang mumpuni dalam memberikan pelatihan. Harapannya para pegawai bisa dibekali dan memiliki ilmu pengetahuan sesuai dengan kompetensi yang diinginkan perseroan.

“Sarana dan prasarananya sudah ada, sekarang hulunya Pak Arief. Dosennya jangan juga mantan-mantan pegawai dominan, tapi usahakan orang-orang yang fresh dan senang untuk belajar dan memiliki kecakapan yang mumpuni,” imbuhnya.(Sofian)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: bumd, pam jaya, Sekda DKI
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article f23d579e 03ae 4047 af71 649607ee986f Di Hadapan Ribuan Kader Demokrat Jaksel, AHY Optimis Partainya Bakal Berjaya di Pileg 2024
Next Article 1684295948 picsay Bareskrim Ungkap Kasus TPPO Modus Tawarkan Kerja Jadi Kuli Bangunan di Malaysia

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260514 WA0113
HeadlineHukum

Kasus Tambang PT AKT, Kejagung Tahan Bos PT CBU

Gaya hidupHeadline
Simak Sejumlah Manfaat Cabai yang Jarang Diketahui
14 May 2026, 19:28
Politik
NasDem Soroti Layanan Kesehatan Jakarta yang Dinilai Masih Jauh dari Harapan
14 May 2026, 17:28
Headline
AFC Hukum Persib Rp3,5 Miliar dan Sanksi Tanpa Penonton
14 May 2026, 13:21
Headline
Disorot karena Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Minta Maaf
14 May 2026, 15:33
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?