IPOL.ID – Bosnia Herzegovina dan Kosovo merupakan dua negara independen kecil di wilayah Balkan. Mereka memiliki warga muslim dengan sejarah konflik yang panjang. Selalu ada harapan, agar kehadiran Ramadan melanggengkan perdamaian di tanah itu.
Salah satu bentuk suka cita kehadiran dan harapan dalam menyambut bulan suci ini adalah kemeriahan tradisi Meriam Ramadan di Sarajevo, ibu kota Bosnia Herzegovina. Ratusan muslim di sana beriringan menaiki perbukitan kecil, yang mereka sebut sebagai Zuta Tabija, atau Benteng Kuning. Anak-anak membawa balon warna-warni dengan penuh kegembiraan menyambut datangnya bulan Ramadan.
Menjelang senja, pemerintah kota Sarajevo bersama warga akan bersama-sama membunyikan meriam yang tersimpan di benteng ini, yang merupakan tradisi bagi warga setempat.
Wali Kota Sarajevo, Benjamina Karic berharap, Ramadan berisi cinta dan solidaritas. “Bagi saya, sebagai wali kota Sarajevo, bulan Ramadan adalah waktu ketika Sarajevo penuh wangi cinta dan solidaritas. Bulan yang merangkul tradisi indah kami yang diwariskan oleh generasi yang telah mendahului kami,” ujarnya.
