IPOL.ID – Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, mengatakan, seluruh perencanaan iklim masa depan harus memprioritaskan inklusivitas dan keadilan.
Menurutnya, memastikan transisi yang adil dan terjangkau juga selaras dengan G20 Transition Finance Framework.
Hal tersebut disampaikan Menkeu dalam Working Dinner G20 Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting di Washington D.C., Amerika Serikat, baru-baru ini.
“Berbicara mengenai transisi menuju ekonomi rendah karbon, ada satu hal yang begitu melekat. Investasi yang dibutuhkan sangatlah besar. Berdasarkan data United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), terdapat kesenjangan investasi tiap tahunnya sebesar kurang lebih USD400 Miliar untuk mengimplementasikan elemen-elemen esensial dari transisi tersebut,” ujarnya, mengutip laman Kemenkeu, Minggu (21/4/2024).
Ia menyebut, Energy Transition Mechanism (ETM) Country Platform hadir sebagai blended finance framework untuk memobilisasi sumber daya keuangan dan dukungan internasional.
