Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Polemik Panduan Buku Sastra, Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Desak Segera Ditarik
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > Polemik Panduan Buku Sastra, Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Desak Segera Ditarik
Headline

Polemik Panduan Buku Sastra, Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Desak Segera Ditarik

Farih
Farih Published 30 May 2024, 15:06
Share
2 Min Read
buku Ilustrasi. Foto: Pexels
Ilustrasi. Foto: Pexels
SHARE

IPOL.ID – Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Nonformal (Dikdasmen PNF) PP Muhammadiyah meminta Kemendikbudristek untuk menarik buku Panduan Penggunaan Rekomendasi Buku Sastra dari peredaran.

Alasannya, buku sastra tersebut mengandung unsur kekerasan fisik, seksual, dan perilaku menyimpang.

“Karena merekomendasikan buku-buku sastra yang sebagian isinya mengandung kekerasan fisik dan seksual serta perilaku hubungan menyimpang yang tidak sesuai dengan norma agama dan
kesusilaan,” tulis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah dalam keterangan tertulis, Kamis (30/5).

Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah menilai, rekomendasi buku-buku tersebut kontraproduktif dengan upaya penguatan pendidikan karakter yang sedang digalakkan.

Dikhawatirkan, anak-anak akan mendapatkan pemahaman yang keliru tentang etika dan perilaku dalam membangun hubungan antar manusia yang pantas dan beradab.

Hal ini juga tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 yang melarang menyebarkan pornografi termasuk perilaku menyimpang dalam bentuk apa pun.

Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah juga membagikan beberapa contoh frasa dan kalimat yang tidak pantas dalam buku-buku tersebut.

“Tetapi lelaki itu menarik tubuhku. Kemudian, bersamaan dengan gerak mengayun ke bawah yang indah, sebuah XXXXXX bergelora hinggap di XXXXX. aku tidak melawan, bahkan XXXXX kami terurai saat ia berbisik perlahan.”

“Rambutnya dijambak. Lehernya dibetot, dipelintir, dan diinjak. XXXXXXX ditebas.”

“….. kau tak mau XXXXXXXXXX dengan pria-pria bertenaga kuda. Aku punya fotomu bersama XXXXX…”

Terdapat juga kisah seorang anak perempuan yang terganggu kejiwaannya dieksploitasi secara seksual oleh seorang dewasa.

“Disclaimer yang disebutkan di dalam buku panduan tersebut tidak akan menjamin untuk menghalangi pembaca buku-buku sastra ini terutama siswa pada fase usia yang memiliki rasa keingintahuan yang besar untuk mengeksplorasinya lebih jauh terutama hal-hal yang tidak sesuai dengan norma kesusilaan dan agama,” tambah Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah.

Buku pedoman dan buku-buku sastra yang direkomendasikan tersebut juga dinilai dapat menimbulkan kegaduhan di kalangan masyarakat dan mendisrupsi kegiatan belajar-mengajar yang sebelumnya sudah terhambat.

Sebab, kurang ada perhatian khusus dari Kemendikbudristek dalam menjawab learning lost Covid-19 yang mengakibatkan kemunduran memprihantikan pada hasil PISA kita.

“Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah mendesak Kemendibudrsitek untuk berhati-hati dalam membuat kebijakan dan mengonsultasikannya secara luas dengan para pemangku kepentingan pendidikan yang relevan,” tutup pernyataan tersebut. (far)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: buku sastra, Dikdasmen PNF Muhammadiyah
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Oknum TNI emosi dan menendang kepala pengendara yang menabrak dirinya bersama istri yang sedang hamil. Foto: IG, @kabarnegri Viral Oknum TNI Tendang Kepala Warga di Deli Serdang, Diduga Gegara Tabrak Istri yang Sedang Hamil
Next Article Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Saiful Rahmat Dasuki (baju putih) saat diwawancara.(Foto dok pribadi) Rapimwil PPP DKI, Saiful Sebut Jakarta Solid Kawal Jabatan Mardiono hingga Tuntas

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260424 172624
Nasional

Babak Final Penaburnesia 2026 Meriah dan Keren, Lazuardi: Kalian Semua Pemenang

HeadlineNews
Viral di Medsos, Diduga Mahasiswi Selingkuh dengan Petinggi Kampus Demi Nilai Bagus Cumlaude
25 Apr 2026, 00:07
Jakarta Raya
Viral Keributan 2 Pria di KRL, Diduga Dipicu Salah Paham
24 Apr 2026, 17:15
Ekonomi
Cari Peluang Bisnis pada Pameran di China, Pengusaha Muda Heikal Kenang Almarhum Try Sutrisno Negarawan Sejati Indonesia
24 Apr 2026, 19:00
HeadlineHukum
Diperiksa KPK, Dirjen Kemenhub Dicecar Soal Pengaturan Calon Penyedia Proyek Jalur Kereta Api
24 Apr 2026, 23:21
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?