Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Iran Sebut Israel Gunakan Proyektil Jarak Pendek dalam Pembunuhan Haniyeh
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Internasional > Iran Sebut Israel Gunakan Proyektil Jarak Pendek dalam Pembunuhan Haniyeh
Internasional

Iran Sebut Israel Gunakan Proyektil Jarak Pendek dalam Pembunuhan Haniyeh

Farih
Farih Published 04 Aug 2024, 14:18
Share
3 Min Read
Anak-anak Palestina memegang gambar Ismail Haniyeh. Foto: ipol.id/tangkapan layar
Anak-anak Palestina memegang gambar Ismail Haniyeh. Foto: ipol.id/tangkapan layar
SHARE

IPOL.ID – Pembunuhan pemimpin biro politik Hamas Ismail Haniyeh “dirancang dan dieksekusi” oleh Israel dengan dukungan Amerika Serikat, menggunakan proyektil jarak pendek, demikian kata Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Sabtu (3/8).

Dilansir Anadolu, Minggu (4/8), IRGC menyebut pembunuhan tersebut sebagai “kejahatan teroris” dan bersumpah akan menjatuhkan “hukuman berat” dalam sebuah pernyataan.

Haniyeh dibunuh pada Rabu dini hari di kediamannya di ibukota Teheran dalam sebuah serangan misterius yang dituduhkan oleh para pejabat Iran kepada musuh bebuyutan mereka, Israel.

Pengawal pribadi Haniyeh juga terbunuh dalam serangan tersebut.

Haniyeh berada di Teheran untuk menghadiri pelantikan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.

Meskipun Israel tetap bungkam mengenai kematian Haniyeh, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengisyaratkan keterlibatan Tel Aviv dalam pembunuhannya.

IRGC mengatakan bahwa investigasi menemukan bahwa “operasi teroris” tersebut melibatkan penembakan proyektil jarak pendek dengan hulu ledak seberat 7 kilogram (15,4 pon) dan disertai dengan bahan peledak besar dari luar tempat di mana Haniyeh tinggal.

Berdasarkan informasi ini, Anadolu telah menyusun daftar senjata yang memiliki berat sekitar 7 kg dan dapat digunakan untuk tujuan tertentu.

RPG-7 buatan Rusia memiliki berat sekitar 6,3 kg dan memiliki jangkauan 330 hingga 700 meter, sedangkan M72 LAW buatan Amerika Serikat memiliki berat hampir 2,5 kg dan memiliki jangkauan 200 meter.

AT4, yang diproduksi di Swedia, memiliki berat antara 6,7 kg dan 8 kg, tergantung modelnya. AT4 memiliki jangkauan efektif 300 meter, tetapi dapat digunakan untuk jarak hingga 2.100 meter.

Panzerfaust 3 buatan Jerman memiliki berat 15,2 kg saat siap ditembakkan. Senjata ini memiliki jangkauan efektif 400 meter saat digunakan dari posisi diam dan 300 meter saat digunakan dari posisi bergerak.

Senjata buatan AS lainnya, FGM-148 Javelin, memiliki berat 23,2 kg saat siap ditembakkan. Senjata ini memiliki unit makan siang komando yang dapat dilepas (CLU). Jangkauan efektifnya mencapai 2.500 meter.

Eryx, buatan Prancis, memiliki berat 13,5 kg dan memiliki jangkauan efektif 600 meter.

Senjata buatan Prancis lainnya, APILAS memiliki berat 9 kg dan memiliki jangkauan efektif antara 350 meter dan 500 meter.

Selain itu, B300 buatan Israel memiliki berat 3,65 kg saat kosong. B300 dengan muatan memiliki berat 8 kilogram dan memiliki jangkauan efektif 400 meter.

Ketegangan meningkat di tengah spekulasi bahwa Iran sedang mempersiapkan respon militer terhadap pembunuhan Haniyeh yang lebih besar dari operasi yang dilakukan setelah serangan terhadap Konsulat Iran di ibukota Suriah, Damaskus, pada bulan April lalu. (far)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: hamas, Iran, ismail haniyeh, israel
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Foto: dok. PDIP Hasto Tegaskan PDIP Bakal Lawan Koalisi Indonesia Maju
Next Article Presiden Jokowi bersama sejumlah pejabat menikmati suasana pagi di kawasan IKN, Penajam Paser Utara, Kaltim, Jumat (22/9/2023). Foto: BPMI Setpres Upacara HUT ke-79 RI di IKN, TNI Bakal Gelar Atraksi Militer

TERPOPULER

TERPOPULER
Ilustrasi ledakan. Foto: iStock
Headline

Gudang Amunisi di Madiun Meledak, Sejumlah Anggota TNI Terluka

Headline
KPK Punya Kewenangan Supervisi Perkara Eks Jampidsus, Ini Landasan Hukumnya
16 Jul 2026, 16:15
Nasional
Kawal Ekonomi Sirkular dan Perdagangan Global, Indonesia Pimpin Pertemuan Pakar Metrologi Asia Pasifik di Yogyakarta
16 Jul 2026, 15:33
Jakarta Raya
Khoirudin: Penguatan Sistem Pemantauan Kualitas Udara Penting untuk Melindungi Masyarakat
16 Jul 2026, 17:44
Headline
Argentina ke Final, Messi: Ini Hadiah untuk Diego Maradona
16 Jul 2026, 17:15
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?