Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Muncul Dalam Fakta Persidangan, Mahfud MD: Bobby Nasution Harus Diperiksa KPK
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Hukum > Muncul Dalam Fakta Persidangan, Mahfud MD: Bobby Nasution Harus Diperiksa KPK
Hukum

Muncul Dalam Fakta Persidangan, Mahfud MD: Bobby Nasution Harus Diperiksa KPK

Farih
Farih Published 08 Aug 2024, 09:14
Share
1 Min Read
Mahfud MD
Mahfud MD. Foto: Instagram @mohmahfudmd
SHARE

IPOL.ID – Mantan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD memandang bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu memanggil Wali Kota Medan, Bobby Nasution. Ini mengingat nama menantu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pernah muncul dalam fakta persidangan. Dalam hal ini terkait perkara dugaan korupsi yang menjerat bekas Gubernur Maluku Utara (Malut), Abdul Gani Kasuba.

“(Jadi) KPK tidak boleh membiarkannya, tetapi karena ini belum waktunya, belum vonis, meskipun sudah menjadi fakta persidangan, kita lihat vonisnya dulu kayak apa,” kata Mahfud MD, dikutip melalui akun Youtube Mahfud MD Official pada Rabu (7/8/2024).

Menurutnya, KPK tidak boleh mengabaikan kasus ini hanya karena dugaan keterlibatan Bobby, yang merupakan anggota keluarga Presiden Jokowi. Namun meski fakta-fakta telah terungkap selama persidangan, KPK harus tetap objektif dan menunggu hasil vonis dari pengadilan sebelum memberikan penilaian atau keputusan lebih lanjut mengenai kasus tersebut.

Hal ini juga semata-mata agar KPK dapat menjalankan perannya sebagai penegak hukum dengan baik dan menghilangkan kesan bahwa lembaga antirasuah tidak adil.

“(Jadi) menurut saya kalau ingin menegakkan hukum dengan benar, menghilangkan kesan bahwa (KPK) tidak pandang dulu, seharusnya Bobby dipanggil. Kalau nggak (terlibat korupsi) seharusnya nggak usah takut,” jelas Mahfud. (Yudha Krastawan)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Bobby Nasution, kpk, Mahfud MD
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Beredar video di media sosial yang menyorot aktivitas dugaan perjudian di kawasan Gunung Antang, Jatinegara, Jakarta Timur. Foto: Insta@kabar jaktim/tangkapan layar Warga Resah Perjudian Kembali Marak di Bekas Lokalisasi Gunung Antang
Next Article kai Gunung Antang Kembali Jadi Sarang Judi, KAI Lapor Polisi

TERPOPULER

TERPOPULER
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Foto PSSI
Olahraga

Hasil Drawing Liga 4 Piala Presiden 2026, Federasi Bagi 64 Klub ke 16 Grup

Nasional
PLN Perkuat Sistem Human Capital yang Adaptif untuk Hadapi Dinamika Bisnis Global
14 May 2026, 22:44
Gaya hidupHeadline
Panduan Penyembelihan Hewan Kurban dari Pra hingga Penanganan Limbah Menurut Pakar IP
15 May 2026, 10:30
HeadlineNews
Shafeea Jalani Asesmen Psikologi, Ahmad Dhani Bongkar Dampak Bullying
14 May 2026, 21:17
Hukum
466.535 Lembar Uang Rupiah Palsu Dimusnahkan
15 May 2026, 06:27
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?