IPOL.ID – DPRD DKI Jakarta akan membahas nama Pejabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta usai periode Heru Budi Hartono berakhir. PDI Perjuangan usulkan tiga nama, termasuk Heru Budi Hartono. Sedang PSI dan Demokrat satu nama, ingin Heru Budi tetap ditunjuk menjadi Pj Gubernur Jakarta.
“Perpanjang Heru,” kata anggota DPRD DKI dari Partai Demokrat, Mujiyono, Selasa (10/9/2024).
Hal senada pun disampaikan oleh anggota DPRD DKI Fraksi PSI William Aditya Sarana. Dia menyebut PSI hanya menyarankan nama tunggal, yaitu Heru Budi. “Kami mencalonkan nama tunggal Pak Heru Budi Hartono,” saat dihubungi terpisah.
William mengatakan Heru Budi berhasil mengelola DKI Jakarta sejak dilantik menjadi Pj Gubernur Jakarta pada 17 Oktober 2022. “Menurut saya karena Pak Heru Budi berhasil memimpin Jakarta, berhasil menjalankan normalisasi sungai yang sempat mandek, berani melakukan perapihan data penerima bantuan dan KTP, berhasil menjaga harga bahan bahan pokok dan inflasi daerah,” ujarnya.
Sementara, PDIP meski tetap memasukan nama Heru Budi Hartono, mereka juga mengusulkan dua nama lainnya sebagai calon Pj Gubernur Jakarta.
