Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Santai 2 T
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Disway > Santai 2 T
DiswayIndex beritaNasional

Santai 2 T

Iqbal
Iqbal Published 08 Aug 2021, 10:05
Share
4 Min Read
DISWAY
SHARE

Oleh: Dahlan Iskan

SEJAK Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri minta maaf, heboh sumbangan Rp 2 triliun reda. Tidak ada lagi suara yang menyalah-nyalahkan polisi: kok tidak cek dulu sebelum kebenaran sumbangan itu diumumkan.

Sejak itu Kapolda justru balik mendapat simpati: ia dianggap gentleman. Ia memang kurang teliti. Lalu minta maaf. Selesai.

Saya juga memuji sikap Kapolda itu. Kapolda tidak berbuat salah. Tidak melanggar hukum. Tidak jahat. Tidak kriminal. Tidak korupsi. Ia hanya kurang cermat.

Baca Juga

Rossa FotoInstagram
Isu Operasi Plastik Hoax, Rossa Siap Tempuh Jalur Hukum
Hoax BGN Larang Komplen dan Viralkan MBG
Marak Modus Penipuan Denda Tilang, Kejaksaan Minta Masyarakat Waspada

Ketika Pak Menko Polhukam Prof Dr Mahfud MD menghubungi saya, pujian ke Kapolda itu juga saya sampaikan ke beliau. Ternyata Pak menko juga berpendapat yang sama.

Saya pun menghubungi Si Cantik dr Nur –teman dekat Heryanti, putri bungsu Akidi Tio itu. Dokter Nur begitu dekat dengan temannyi itu sampai kalau memanggil Heryanti cukup dengan nama kecilnyi: Ahong.

Saya sarankan agar dr Nur menulis WA ke Ahong. Isinya: Kapolda saja sudah mau minta maaf, tolonglah Anda juga segera minta maaf ke Kapolda dan ke seluruh masyarakat Sumsel.

Dokter Nur benar-benar mengirim WA –entah apa bunyinya, yang jelas seirama dengan misi itu. Ahong sebaiknya memenuhi saran dr Nur itu.

Bahwa Ahong ngotot uang Rp 2 T itu ada, nggak masalah. Urus saja terus. Sampai dapat. Atau sampai menyerah. Tapi minta maaf itu penting. Kalau pun permintaan maaf itu dirasa berat, kelak boleh dicabut bersamaan dengan penyerahan sumbangan yang sebenarnya.

“WA saya itu tidak dijawab. Sampai sekarang masih belum dibaca. Baru ada satu centang,” ujar Si Cantik kemarin sore.

“Tidak masalah…,” jawab saya. “…. yang penting sudah ada orang yang memberi saran seperti itu pada Ahong.”

Ahong sendiri masih belum keluar rumah. Masih sakit. Begitulah keterangan polisi. Yang seharusnya memeriksa Ahong lagi sejak tiga hari lalu.

Dokter Nur berkali-kali telepon Ahong juga tidak direspons. Padahal biasanya tiap hari selalu kontak beberapa kali.

Tentu masyarakat Tionghoa Palembang juga marah pada Ahong. Tapi mau bagaimana lagi. Mereka pun kumpul-kumpul uang. Dapat Rp 2 miliar. Diserahkanlah uang itu ke Kapolda Sumsel. Dua hari lalu. Prof Hardi Darmawan mengirimi saya 46 foto acara penyerahan sumbangan itu. Tanpa papan styrofoam. Berarti Prof Hardi sudah wawuhan dengan saya.

Saya juga memuji media yang tidak menyeret-nyeret kakak Ahong yang enam orang itu. Yang semua tinggal di Jakarta. Mereka memang tidak terkait dengan ulah sensasi Ahong. Tidak selayaknya ikut diseret-seret di media.

Hampir saja itu terjadi. Yakni ketika medsos mulai menampilkan putri salah satu kakak Ahong. Yang mengenakan jam tangan Rp 2,5 miliar itu. Yang berpose di pesawat pribadi itu. Bahkan awalnya disebutkan itulah Ahong. Saya berkewajiban meluruskan itu, karena kebetulan saya tahu siapa dia.

Kakak Ahong yang di Jakarta itu orang baik-baik. Anaknya itu pun kerja di bidang yang terhormat: bisnis di bursa saham.

Sang kakak sendiri boleh dikata telah jadi simbol Bhinneka Tunggal Ika. Ia mengawini gadis Jawa anak transmigran di Desa Kerta Mukti. Perkawinannya pun dilakukan di desa transmigrasi itu.

Di masa muda, sang kakak memang sering berada di sekitar Kerta Mukti –menjadi pemborong imas tumbang, pembersihan lahan calon kebun sawit.
Mereka hidup terpisah dari Ahong. Tidak layak dikait-kaitkan dengan heboh Rp 2 T Ahong.

Yang tetap banyak beredar di medsos adalah meme. Sebagian bernada sinis. Sebagian besar lagi yang bernada humor. Sangat menghibur.

Misalnya ada foto: Warung Tegal Sumbang 2 T. Ternyata, maksudnya: dua telur.
Saya juga menerima sumbangan 2 T dari seorang teman. Ia salah satu pengusaha terkaya di Indonesia. “Terimalah 2 T ini,” tulisnya, sambil mengirim foto wanita bahenol yang telanjang dada dengan 2 T – di dada itu. (*)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: akidi tio, Dahlan Iskan, disway, hoax
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Curiosity 1 Robot Penjelajah Curiosity Telah Mengeksplorasi Planet Mars Selama Sembilan Tahun
Next Article tri rismaharini Selama Pandemi, Pemerintah Catat 11.405 Anak Kehilangan Orang Tua

TERPOPULER

TERPOPULER
Ramalan Zodiak
Gaya hidup

Ramalan Zodiak 17 Mei: Mulai dari Cinta, Karier, Kesehatan hingga Keuangan

Olahraga
Masuk Grup F Piala Asia 2027, John Herdman Tegaskan Ini Tantangan dan Peluang Besar
17 May 2026, 16:30
Olahraga
Cukur Semen Padang 7-0, Tavares Justru Kritik Permainan Persebaya
17 May 2026, 14:13
Nasional
Hari Ini Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Dzulhijjah 1447 H
17 May 2026, 11:45
Gaya hidup
Pakai Cara Ini Agar Pohon Cabai Tumbuh Subur hingga Berbuah Lebat
17 May 2026, 19:30
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?