Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Pembunuhan Ayah dan Nenek di Lebak Bulus, Korban Ditusuk Saat Tidur
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Kriminal > Pembunuhan Ayah dan Nenek di Lebak Bulus, Korban Ditusuk Saat Tidur
Kriminal

Pembunuhan Ayah dan Nenek di Lebak Bulus, Korban Ditusuk Saat Tidur

Farih
Farih Published 30 Nov 2024, 19:21
Share
5 Min Read
Lokasi pembunuhan di Perumahan Taman Bona Indah, Blok B6 No. 12, Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (30/11/2024). Foto: Joesvicar Iqbal/ipol.id
Lokasi pembunuhan di Perumahan Taman Bona Indah, Blok B6 No. 12, Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (30/11/2024). Foto: Joesvicar Iqbal/ipol.id
SHARE

IPOL.ID – Tragedi kasus pembunuhan menggemparkan warga di Perumahan Taman Bona Indah, Blok B6 No. 12, Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, pada Sabtu (30/11/2024) dini hari.

Bagaimana tidak, dalam kasus pembunuhan itu dilakukan seorang cucu berinisial MAS (14), yang tega menusuk neneknya sendiri bernama Ruth Megawati (69), dan ayahnya berinisial APW (40), hingga tewas. Sedangkan ibunya Annabelle Paramitha (40), saat ini kondisinya kritis.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Gogo Galesung mengungkapkan bahwa diduga dua korban Ayah dan Ibunya ditusuk dalam keadaan sedang tidur oleh pelaku anaknya.

“Jadi, ini masih kami dalami ya, tapi informasi awal ya, kami dapatkan keterangan dari pelaku anak inisial MAS, ya ayahnya (APW) sedang tidur bersama Ibunya (Annabelle Paramitha). Pelaku turun mengambil pisau dari dapur dan dia naik lagi ke atas dan melakukan penusukan tersebut,” ungkap Gogo pada awak media di lokasi kejadian, Sabtu (30/11/2024).

Lalu ada temuan ada darah di luar, di depan rumah, dan di rumah seberang TKP itu bagimana Pak? Gogo menjelaskan, baik, jadi untuk darah yang ditemukan adalah di tempat tidur yang saat kejadian Ayah dan Ibu sedang tidur.

Setelah itu, ditemukan darah di lantai, tangga, sampai dengan lantai satu, kemudian di depan kamar nenek (Ruth) dan ruang tamu.

Setelah itu, ada bercak darah ada di tembok garasi, di pagar sampai dengan sekitar jalan depan rumah, karena Ibunya ini juga meminta pertolongan sama tetangga sekitar.

“Jadi darahnya juga ada di dekat rumah tetangga,” ujar Gogo usai melakukan olah TKP di lokasi kejadian rumah korban.

“Jadi ini interogasi awal ya, olah TKP awal dan dikuatkan dengan keterangan dari pelaku, dia nusuk Ayah hingga terbangun, dan nusuk Ibunya tapi mungkin luka Ibunya tidak masuk di tempat yang mematikan, setelah itu Ibunya teriak, dan Ayahnya lari sampai ke bawah, setelah itu neneknya juga ditusuk, diduga neneknya ditusuk saat keluar dari kamar di lantai 1,” jelas Gogo.

Kuat diduga APW yang ketika itu mengalami luka tusukan masih berupaya mengejar anaknya MAS yang menuruni anak tangga kearah kamar neneknya di lantai 1. Tak ayal, nenek Ruth yang keluar dari kamar karena mendengar ada kegaduhan turut ditusuk hingga tewas oleh cucunya sendiri, MAS.

“Jadi pelaku menusuk Bapak-Ibunya, baru neneknya”.

Setelah melakukan penusukan itu, MAS berupaya kabur dengan berjalan kaki dari rumahnya dan membuang pisau dapur itu di pertigaan di dekat pohon mangga tak jauh dari TKP.

Saat para saksi security Perumahan Taman Bona Indah sedang bertugas. Saat Itu saksi security Agus Purnomo mendengar informasi bahwa telah terjadi penusukan di rumah Blok B6 No. 12.

Kemudian Agus mendatangi rumah Blok B6 No. 12 dan di depan rumah tersebut Agus bertemu Farial warga yang tinggal di Blok B4 No. 51 sedang berdiri di depan rumahnya bersama korban Annabelle Paramitha dalam kondisi berlumur darah di tangan dan pakaian.

Melihat hal tersebut, Agus langsung menginformasikan kepada security Perumahan Taman Bona Indah, Tomih, Guntur dan Rifki bahwa telah terjadi pembunuhan di TKP.

Tomih yang melihat pelaku MAS saat itu awalnya berjalan kaki dengan cepat di Taman Blok A Perumahan Taman Bona Indah. Hingga Tomih memberitahukan kepada security lainnya mengenai MAS yang masih terlihat berjalan kearah keluar akses Perumahan Taman Bona Indah.

Lalu Agus melakukan pengejaran dan memanggil MAS. Tiba-tiba MAS berlari ke arah trafficklight Karang Tengah. Kemudian Tomih bersama Guntur langsung menangkap MAS yang pada bagian tangan kanan dan kirinya serta pakaiannya masih terdapat bercak darah.

Saat itu, MAS diamankan di Pos Security Perumahan Bona Indah dan pada pukul 02.00 WIB melaporkan kasus pembunuhan itu ke Polsek Cilandak dan MAS diamankan ke Mapolsek Cilandak guna pengusutan lebih lanjut.

“Saat ini kasusnya masih di dalami jajaran Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek Cilandak,” tegas Gogo. (Joesvicar Iqbal)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: anak bunuh ayah, pembunuhan, pembunuhan lebak bulus
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Lokasi pembunuhan di Perumahan Taman Bona Indah, Blok B6 No. 12, Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (30/11/2024). Foto: Joesvicar Iqbal/ipol.id Polres Jaksel Olah TKP Kasus Pembunuhan yang Tewaskan Ayah-Nenek di Lebak Bulus
Next Article Kris Dayanti Artis yang Tumbang di Pilkada 2024: Dari KD hingga Vicky Prasetyo

TERPOPULER

TERPOPULER
Kuasa hukum perwakilan umat Buddha, Raka Dwi Permana bersama Ketua Vihara Catur Arya Satyani, Pemangkat, Pang Dewo, perwakilan umat Buddha Vihara Catur Arya Satyani dan Kuasa hukum Yayasan Catur Arya Satyani, Titin, saat melakukan audiensi dengan Kapoksi Komisi III DPR RI fraksi PKB, Gus Abduh dan jajaran, Jumat (22/5/2026). Foto: Joesvicar Iqbal/ipol.id
Hukum

Aset Vihara dan Yayasan di Pemangkat Diduga Dirampas, Umat Buddha Langsung Mengadu ke Komisi III DPR

Jakarta Raya
Srikandi Demokrat Kritisi Kinerja Anak Buah Pramono, Dinilai Sibuk Hanya Saat Ada Sidak Menteri
23 May 2026, 13:31
Jakarta Raya
Masyarakat Resah Jakarta Barat Dijuluki Gotham City, Kenneth DPRD DKI: Saya Bakal Jadi Batman
23 May 2026, 12:31
Jakarta Raya
Pergeseran Anggaran di Dinas LH, Pantas Nainggolan Ingatkan Soal Kasus Nadiem Makarim
23 May 2026, 14:03
Ekonomi
Berantas Praktik Penyimpangan Tata Niaga Ekspor SDA, Pemerintah Bentuk BUMN Khusus
23 May 2026, 15:26
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?