IPOL.ID-Sebagian besar kontingen Paralimpiade Indonesia telah berada di Tokyo, untuk tampil di Paralimpiade 2020. Beberapa hari menjelang upacara pembukaan, tim Indonesia mematangkan persiapan dengan latihan rutin.
Selain rutin latihan tiap hari, seluruh kontingen Indonesia juga harus rutin mengikuti protokol kesehatan yang diterapkan oleh panitia Paralimpiade 2020. Semua atlet dan ofisial wajib mengikuti tes PCR setiap hari.
“Semua harus ikut tes PCR setiap hari karena itu merupakan syarat yang ditetapkan di sini. Puji Tuhan, hingga hari ini semua tes PCR kontingen Indonesia menunjukan hasil yang negatif,” ujar Senny Marbun, Ketua National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Minggu (22/8/2021).
“Biasanya setelah PCR, baru semua atlet pergi latihan juga dengan mengikuti prokes ketat,” tambah Senny.
Berbeda dengan Olimpiade 2020, event Paralimpiade 2020 membutuhkan sejumlah fasilitas dan sarana sedikit berbeda. Hal itu dikarenakan terdapat sejumlah atlet yang menggunakan kursi roda atau alat bantu jalan lainnya.
