Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Solusi Penanganan Stunting di Indonesia, Pendekatan Holistik dan Terpadu
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Nasional > Solusi Penanganan Stunting di Indonesia, Pendekatan Holistik dan Terpadu
NasionalNews

Solusi Penanganan Stunting di Indonesia, Pendekatan Holistik dan Terpadu

Wilson B. Lumi
Wilson B. Lumi Published 25 Jan 2025, 15:38
Share
3 Min Read
Wamendukbangga Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka
Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga) sekaligus Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka.
SHARE

IPOL.ID – Stunting atau kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis menjadi masalah serius yang dihadapi Indonesia. Berdasarkan data terbaru, sekitar 24% anak balita Indonesia mengalami stunting, angka yang jauh di atas standar WHO yang seharusnya tidak lebih dari 20%.

Stunting tidak hanya berdampak pada kesehatan anak dalam jangka pendek, tetapi juga berpengaruh pada perkembangan fisik dan kognitif mereka serta produktivitas masa depan. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan pendekatan yang holistik dan terkoordinasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta.

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga) sekaligus Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka saat melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat (Sumbar) menyempatkan memonitor langsung perkembangan stunting di Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi, Sabtu (25/1/25).

Wamendukbangga didampingi Kepala BKKBN Sumbar Mardalena Wati Yulia mengunjungi beberapa titik keluarga berisiko stunting dan pelayanan keluarga berencana di Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi.

123Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: gagal tumbuh, Standar WHO, Stuting Sumatera Barat
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Kemenag mengumumkan nama-nama jamaah haji khusus yang berhak melunasi biaya haji 2025. Kemenag Umumkan Daftar Nama Jamaah Haji Khusus yang Berhak Lunasi Biaya Haji 2025
Next Article Beredar hoaks yang menyerang produk AMDK merek dalam negeri yang disebut ada hubungan dengan Israel. Foto: Kominfo Masyarakat Papua Kembali Diajak Waspadai Propaganda Hoaks oleh KKB

TERPOPULER

TERPOPULER
satgas nabire
Nusantara

Satgas Ops Damai Cartenz 2026 Gelar Patroli Gabungan dan Razia Malam di Nabire

Ekonomi
Kemenkeu Jelaskan Strategi Fiskal Jaga Ekonomi Indonesia
31 May 2026, 12:50
Olahraga
EA Sports FC Umumkan Kerja Sama Eksklusif dengan PSSI
31 May 2026, 11:14
Kriminal
58 Pasangan Calon Pengantin Jadi Korban WO Marwah, Kerugian Capai Rp2,6 Miliar
31 May 2026, 11:35
Ekonomi
Menebar Kasih dan Kepedulian di Hari Raya Waisak 2026, BRI Salurkan Bantuan 1.000 Paket Sembako bagi Umat Buddha
31 May 2026, 13:26
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?