IPOL.ID – Wakil Menteri Koperasi dan UKM (Wamenkop) Ferry Juliantono menyatakan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih, khususnya di Papua Barat diproyeksikan bisa menyerap hingga 16 ribu tenaga kerja.
Tercatat, terdapat 842 unit Kopdes Merah Putih yang terbentuk di tujuh kabupaten, dengan estimasi setiap koperasi membuka 10–20 lapangan kerja baru. “Koperasi ini bagian dari strategi pembangunan ekonomi berbasis kampung/kelurahan. Ada lapangan kerja baru, anak muda punya alasan untuk tetap tinggal di desa,” kata Ferry di Bandara Rendani Manokwari, Minggu (29/6/25).
Saat ini, dari 502 kampung/kelurahan yang sudah melakukan musyawarah pembentukan Kopdes, 235 kampung dalam proses penerbitan akta notaris, dan 76 kampung telah resmi berbadan hukum. Pemerintah daerah berkomitmen menuntaskan legalitas seluruh Kopdes paling lambat akhir Juli 2025.
Ferry menambahkan, Kopdes Merah Putih tidak hanya akan bergerak di usaha simpan pinjam, tetapi juga penjualan sembako, logistik, apotek, klinik desa, pergudangan, hingga menjadi agen penyalur pupuk dan LPG subsidi.
