IPOL.ID – Korea Selatan (Korsel) dilanda hujan lebat selama empat hari berturut-turut hingga Sabtu (19/7), menyebabkan setidaknya empat orang tewas dan memaksa lebih dari 7.000 warga mengungsi dari dari tempat tinggal mereka.
Pihak berwenang memperingatkan potensi curah hujan tambahan hingga 250 milimeter dalam sehari, meningkatkan kekhawatiran akan kerusakan dan korban jiwa yang lebih besar.
Menurut data dari Markas Penanggulangan Bencana dan Keselamatan Pusat hingga Sabtu (19/7) pukul 06.00 waktu setempat, tercatat empat orang meninggal dunia, termasuk dua korban di Seosan, Provinsi Chungcheong Selatan. Sementara itu, dua orang dilaporkan hilang di Kota Gwangju.
Sebanyak 7.029 warga dari 4.995 rumah telah diperintahkan untuk mengungsi. Dari jumlah tersebut, lebih dari 2.800 orang masih belum bisa kembali ke rumah mereka akibat situasi yang belum aman.
Curah hujan ekstrem mengakibatkan sejumlah jalan terendam, tanah longsor, serta rumah-rumah warga kebanjiran di berbagai wilayah.
Hujan semalam juga tercatat sangat deras di beberapa daerah. Pulau Yeongheung di Incheon mencatatkan curah hujan 98,5 milimeter hanya dalam satu jam, antara pukul 00.50 hingga 01.50 dini hari.
