IPOL.ID-Pertandingan hari kedua Mandiri Kejurnas Antarklub U18 Putra dan Putri berlangsung seru. Klub-klub bernafsu untuk saling mengalahkan. Kerasnya persaingan setiap pertandingan membuat skor akhir menjadi ketat.
Bahkan, pertandingan penyisihan Grup C antara The Lion Surabaya melawan Victoria Jakarta di GOR Voli Unesa nyaris overtime. Ketika pertandingan sisakan 1 menit 56 detik, margin skor hanya satu angka saja. Saat itu, kedudukan 56-55 untuk keunggulan The Lion.
Ketegangan yang di lapangan akhirnya mampu diatasi The Lion Surabaya. Dukungan dari suporter dari tribun penonton membuat para pemain bisa atasi tekanan tersebut sehingga mampu mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 62-57.
Pelatih The Lion Surabaya Liem Filixs Bendatu mengatakan, persaingan di Kejurnas U18 memang ketat. Ini karena kelompok umur 18 tahun adalah pemain yang sudah jadi.
“Usia 18 ini adalah tahapan selangkah lagi menjadi calonnya pemain profesional, jadi para pemain ini sudah bisa semua. Tinggal kita kasih strategi saja untuk main,” jelas Filixs.
