IPOL.ID – TAPD mengusulkan pagu APBD 2026 sebesar Rp94,85 triliun, meningkat Rp2,98 triliun dari APBD Perubahan 2025 yang sebelumnya di angka Rp91,86 triliun.
Di tengah kenaikan anggaran, Wakil Ketua Banggar DPRD DKI Jakarta, Ima Mahdiah mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI agar lebih ketat dalam mengendalikan belanja barang dan jasa.
Ima meminta TAPD berkoordinasi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) agar memperoleh harga satuan yang lebih efisien.
“Pemprov bisa hemat 20-30 persen kalau belanja barang dan jasa tidak melebihi harga pasar. Anggarannya bisa dialihkan ke kebutuhan masyarakat seperti modal usaha dan lapangan pekerjaan,” ujar Ima, Selasa (5/8/2025).
Sepeti diketahui, Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) resmi memulai pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2026.
“Jangan sampai ada program-program yang tidak urgent dimasukkan di tahun 2026. Kita harus fokus menyelesaikan janji-janji kampanye gubernur dan wakil gubernur,” katanya.
