IPOL.ID-31st Abu Dhabi International Chess Festival di Hotel St. Regis dan Radisson Blu, Abu Dhabi, UEA, sudah berakhir Minggu (24/8).
Dari tiga pecatur muda Indonesia yang ambil bagian di kelompok Master, cuma IM Azarya Jodi Setyaki (2331) yang bermain remis vs IM Michael Concio Jr (2421 Filipina) langkah 41 pertahanan Italia variasi Knight Attack.
IM Nayaka Budhidharma (2389) dan IM Aditya Bagus Arfan (2391) masing-masing dikalahkan IM Svyatoslav Bazakutsa (2481 Ukraina) dan FM Sergey Sklokin (2323 Rusia). Nayaka kalah dalam 46 langkah pertahanan Hindia Raja. Adit kalah di langkah 36 pertahanan Caro-Kann variasi Advance. Sebetulnya Adit tidak perlu kalah karena seperti diakui Adit kemudian: “Sebetulnya saya melihat lanjutan remis 30…Mc4, tapi karena merasa unggul saya mau lebih, ternyata langkah 30…Rg7?? malah blunder besar,” kata Adit kecewa berat. Adit sangat kecewa, ia banyak berdiam diri. Sesampai di hotel pun ia lebih banyak berdiam diri.
Malam harinya saat makan malam chinese food Restoran Panda di Marina Mall baru Adit bisa menjawab: “Saya bingung sendiri padahal saya menyadari jika 30…Mc4 terpaksa dijawab 31.Mb5 karena ada ancaman mati di f1 dan h1. Saya korban Kuda yang tidak bisa diambil karena ada ancaman mat, 31…Ke3+ 32.Rh2 Kg4+ dan skak abadi. Yang saya tidak bisa mengerti bahwa saya tahu 31…Rg7 itu salah, kok tetap saya jalankan itu. Kondisi semacam ini sudah sering terjadi tapi tetap saja saya jalankan.” Ini adalah masalah psikologi dan mentalitas yang mudah-mudahan bisa langsung ia perbaiki dalam turnamen lanjutan 1st Fujairah Global Chess Championship di Fujairah, UAE, 25 Agustus-2 September 2025.
