IPOL.ID – Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan kebijakan agar sekolah yang berlokasi dekat dengan titik unjuk rasa menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Arahan ini juga berlaku untuk sekolah-sekolah yang aksesnya terhambat akibat demonstrasi.
“Kita memberikan arahan kepada Dinas Pendidikan. Jadi, sekolah yang kira-kira masuk titik-titik lokasi rawan bisa diterapkan PJJ,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, Senin (1/9).
Sementara itu, untuk sekolah yang lokasinya jauh dari pusat aksi dan tidak mengalami kendala akses, Dinas Pendidikan memberikan keleluasaan. Sekolah-sekolah tersebut diperbolehkan memilih antara pembelajaran tatap muka langsung atau PJJ, setelah berkoordinasi dengan komite sekolah.
Rano berharap kondisi ibu kota segera membaik sehingga proses belajar mengajar bisa kembali berlangsung normal.
“Mudah-mudahan, Rabu sudah normal kembali. Mudah-mudahan,” ujarnya. (far)
