IPOL.ID – Presiden RI Prabowo Subianto menerima perwakilan serikat pekerja dalam silaturahmi di Istana Negara, Rabu (3/9). Pertemuan yang berlangsung sejak sore hingga malam itu membahas sejumlah agenda strategis, termasuk RUU Ketenagakerjaan, RUU Perampasan Aset, serta reformasi pajak.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, menegaskan komitmen buruh untuk mendukung Presiden Prabowo. Ia menekankan dukungan terhadap demonstrasi damai, sekaligus menolak keras aksi anarkis yang mengganggu stabilitas bangsa.
“Gerakan Buruh Indonesia mendukung penuh Presiden Prabowo Subianto. Kami bukan di belakang Presiden, kami di samping Presiden. Kami mendukung demonstrasi damai, tetapi menolak perusuh yang mengganggu stabilitas politik dan ekonomi,” ujarnya.
Andi Gani juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo berkomitmen menjaga ruang demokrasi sekaligus mempercepat pembahasan RUU Perampasan Aset dan RUU Ketenagakerjaan.
Hal senada disampaikan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, yang menekankan pentingnya ruang demonstrasi sebagai saluran aspirasi rakyat kecil, dengan catatan harus konstitusional dan anti-kekerasan. Pandangan ini disetujui langsung oleh Presiden Prabowo.
