IPOL.ID – Aksi penertiban tambang emas ilegal atau Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, pada Selasa (7/10/2025), berujung kericuhan.
Massa yang diduga terprovokasi pelaku PETI melakukan aksi anarkis hingga merusak tujuh kendaraan, termasuk mobil dinas milik Kapolres Kuansing, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat yakni Fortuner berwarna hitam dengan nomor polisi BM 1405 AL.
Insiden terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Enam mobil dan satu sepeda motor dibakar warga yang menolak penertiban. Mobil dinas Kapolres Kuansing mengalami kerusakan cukup parah pada kaca belakang serta pintu bagian kiri dan kanan.
Tidak hanya itu, mobil dinas Kabag Ops Kompol Teguh Wiyono dan kendaraan Sat Lantas Polres Kuansing juga menjadi sasaran amukan massa. Sementara mobil dinas Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, yang berada di lokasi, berhasil diselamatkan petugas sebelum turut dirusak.
Kapolres Kuansing, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, menjelaskan bahwa penertiban dilakukan untuk menghentikan aktivitas tambang ilegal yang telah merusak ekosistem Sungai Kuantan, terutama di Desa Pulau Bayur.
