Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Ulama MUI: Trans7 Tak Paham Kultur Pesantren
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Nasional > Ulama MUI: Trans7 Tak Paham Kultur Pesantren
Nasional

Ulama MUI: Trans7 Tak Paham Kultur Pesantren

Iqbal
Iqbal Published 16 Oct 2025, 10:26
Share
2 Min Read
Trans7. Foto: IG @officialtrans7
Trans7. Foto: IG @officialtrans7
SHARE
IPOL.ID – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Marsudi Syuhud, mengingatkan dengan tegas kepada pihak-pihak yang dinilai tidak memahami kultur pesantren untuk tidak fomo berkomentar dan menggiring opini negatif di ruang publik, khusuSnya untuk program “Xpose Uncensore” Trans7.
Kiai Marsudi mengaku geram terhadap program “Xpose Uncensore” milik Trans7 yang justru menyebarkan narasi yang menyesatkan tentang adab dan unggah ungguh (etika) di lingkungan pesantren.
“Berbicara tentang culture budaya, unggah-ungguh, akhlak, sopan santun, itu kan semuanya memang diajarkan di pesantren. Bagaimana adabnya santri terhadap kiai, bagaimana cara kita menyampaikan kepada orang yang lebih alim. Itu semua ada ilmunya, ada kitabnya,” ujar Kiai Marsudi dengan tegas, melansir Kamis (16/10/2025).
“Kalau anda itu lulusan Amerika, ketika ngomong pasti harus eye to eye. Ketika tidak eye to eye malah tidak sopan. But, this is the culture of Indonesia and the culture of santri. This is different. Ini culture Indonesia dan culture santri,” imbuhnya.
Kiai Marsudi menekankan bahwa kehidupan santri di pondok pesantren diatur oleh sistem nilai dan budaya yang sangat khas, yang jelas berbeda dengan kehidupan masyarakat umum.
“Di dalam pesantren itu diajari bagaimana ngomong dari orang muda kepada orang tua, orang tua kepada anak-anak, guru terhadap muridnya, murid terhadap gurunya, sopan santunnya, bahkan hingga berpakaiannya,” ungkapnya.
Menurutnya, ketika seseorang melihat perilaku atau tradisi di pesantren tanpa mengerti kerangka adab tersebut, sangat mudah terjadi salah tafsir, yang pada akhirnya memicu komentar negatif dan penggiringan opini yang merugikan.
“Kalau dibandingkan dengan yang bukan didikan pesantren, ini pasti akan berbeda karena beda pandangan,” kata Kiai Marsudi.
Kiai Marsudi berharap publik dapat lebih bijak dalam menilai. Alih-alih menyebarkan narasi negatif, beliau mengajak masyarakat untuk menggali lebih dalam tentang nilai-nilai luhur yang telah dicetak oleh pesantren selama berabad-abad, yang justru berkontribusi besar terhadap pembentukan karakter bangsa. (ahmad)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Budaya pesantren, trans7, Ulama MUI
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Food Destination Mal Ciputra Jakarta Hadir Kembali dengan Puluhan Pilihan Menu Food Destination Mal Ciputra Jakarta Hadir Kembali dengan Puluhan Pilihan Menu
Next Article BEDA Santunan JKM di Rakernas PGPI 2025, BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Pelayan Gereja

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260513 WA0071
HeadlineOlahraga

AVC Men’s Volleyball Champions League 2026: Bhayangkara Presisi Hajar  Zhaiyk 3-1

Hukum
KPK Geledah Rumah Crazy Rich Asal Semarang, Diduga Terkait Korupsi di Ditjen Bea Cukai
13 May 2026, 16:15
Headline
Juri dan MC Lomba Cerdas Cermat MPR Digugat ke PN Jakpus
13 May 2026, 13:45
Gaya hidup
SIAL Interfood Kembali Diselenggarakan di Indonesia Sebagai Bagian dari Jaringan SIAL Global
13 May 2026, 19:44
Ekonomi
Perkuat Perlindungan Pekerja BPU, BPJS Ketenagakerjaan Pluit Gelar Monev Agen Perisai
13 May 2026, 13:28
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?