IPOL.ID-Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta mencatat ada lima titik tanggul roboh dan tiga titik tanggul longsor di wilayah Jakarta Selatan akibat hujan sangat lebat yang melanda pada Kamis (30/10) lalu.
Kerusakan tanggul disebabkan oleh tekanan debit air tinggi di Kali Krukut, Kali Mampang, dan PHB Pulo. Sedangkan longsor terjadi akibat pengikisan dinding tanggul oleh curah hujan yang ekstrem.
Sebagai tindak lanjut, Suku Dinas SDA Jakarta Selatan melakukan penanganan darurat dengan membangun tanggul sementara menggunakan karung berisi pasir untuk menahan limpasan air di lokasi-lokasi terdampak.
“Kami telah menurunkan tim ke seluruh titik kerusakan untuk melakukan penanganan darurat. Saat ini kami fokus mencegah limpasan air agar tidak meluas ke pemukiman warga,” kata Sekretaris Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta, Hendri dalam keterangannya, Minggu (2/11).
Selain itu, pada titik-titik longsor telah dilakukan pemasangan crucuk kayu dolken dan karung pasir sebagai langkah sementara. Kemudian untuk Jalan Adityawarman rencananya akan dilakukan pembangunan turap permanen guna memperkuat struktur tebing sungai.

