IPOL.ID- Islamic Solidarity Games Riyadh 2025 resmi ditutup di Princess Noura University, menandai berakhirnya persaingan olahraga antarnegara Islam yang berlangsung sengit. Tim Indonesia menutup keikutsertaannya menempati posisi ke-13 dari total 57 negara peserta.
Dalam parade penutupan yang meriah, 28 orang kontingen Indonesia tampil, terdiri dari atlet dan official cabang anggar dan gulat, tim headquarter, serta Chef de Mission (CdM) Endri Erawan. Atlet anggar nomor epee putra, Arval Raziel Ridwan Sundara dan Yusma Deswita mewakili atlet gulat kelas freestyle 53kg putri berada di barisan paling depan defile dengan membawa bendera Merah Putih untuk mengibarkan semangat Indonesia di panggung olahraga dunia.
Meski jumlah kontingen relatif minimalis, 39 atlet Indonesia dari tujuh cabang olahraga mampu menunjukkan semangat juang yang tinggi. Hasilnya, Tim Indonesia meraih empat medali emas, 12 perak, dan sembilan perunggu, membawa Merah Putih bersinar di tengah 57 negara peserta.
“Saya sangat senang dan bangga dengan hasil yang diraih atlet-atlet Tim Indonesia. Meskipun kontingen minimalis, mereka menunjukkan kemampuan maksimal dan berjuang dengan sepenuh hati,” ujar Endri.
