IPOL.ID- Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Grha BPJamsostek berkolaborasi dengan Ubiklan dan PT Helpio Glovin Teknologi dalam kegiatan sosialisasi program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek). Kegiatan tersebut yang digelar pada peringatan Anniversary ke-3 Komunitas GRC.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Grha BPJamsostek, Andry Rubiantara, mengatakan melalui kegiatan ini, para mitra Ubiklan yang mayoritas merupakan pekerja sektor informal. Peserta diberikan pemahaman menyeluruh mengenai pentingnya perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, khususnya bagi segmen Bukan Penerima Upah (BPU). ”Ubiklan juga menyatakan komitmennya untuk mulai mendaftarkan para mitra driver ke dalam program Jamsostek guna memastikan mereka memiliki perlindungan kerja yang memadai,” ujar Andry.
Menurut Andry kegiatan tersebut menjadi langkah penting untuk meningkatkan pengetahuan para mitra Ubiklan mengenai manfaat perlindungan Jamsostek. “Kami ingin memastikan seluruh kurir dan agen mitra Ubiklan terlindungi sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Andry. Ia menjelaskan model bisnis Ubiklan yang memanfaatkan kendaraan pribadi sebagai media iklan melibatkan aktivitas kerja yang cukup berisiko sehingga perlindungan Jaminan Sosial menjadi kebutuhan mendasar. “Banyak mitra bekerja di lapangan dengan risiko tinggi, sehingga perlindungan menjadi hal yang wajib,” sebut Andry.
Lebih jauh, Andry mendorong mitra Ubiklan yang berbadan usaha untuk mendaftarkan pekerjanya dalam empat program wajib Penerima Upah (PU), yakni JKK, JKM, JHT, dan JP, yang secara otomatis juga disertai manfaat tambahan berupa JKP dari pemerintah. Untuk mitra perorangan, tersedia mekanisme BPU dengan dua perlindungan dasar JKK dan JKMyang dapat diikuti hanya dengan iuran Rp16.800 per bulan. Jika ingin menambahkan JHT sebagai simpanan jangka panjang, total iuran hanya Rp36.800 per bulan. “Iuran ini kecil, tapi manfaatnya besar. Biaya pengobatan akibat kecelakaan kerja bahkan ditanggung tanpa batas sesuai indikasi medis,” jelas Andry.
Dalam paparannya, Andry juga memerinci manfaat santunan kematian, baik akibat kecelakaan kerja maupun non-kecelakaan, termasuk adanya beasiswa pendidikan bagi dua anak peserta yang meninggal dunia atau mengalami cacat total tetap. Selain itu, ia kembali mengimbau seluruh mitra Ubiklan untuk mengikuti program JHT sebagai bentuk persiapan finansial jangka panjang. “JHT bukan hanya tabungan pensiun, tapi juga instrumen keuangan yang hasil pengembangannya stabil dan aman,” ujar Andry.
Andry mengajak manajemen Ubiklan untuk memasukkan kewajiban kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dalam kontrak kemitraan, agar seluruh mitra mendapatkan perlindungan menyeluruh tanpa kecuali. Ia juga mengapresiasi kedisiplinan Ubiklan yang selama ini tertib dalam administrasi iuran dan pelaporan upah sesuai ketentuan. “Ubiklan patut menjadi contoh karena kepatuhan administrasinya sangat baik,” tegas Andry.
Menurutnya BPJS Ketenagakerjaan Grha BPJamsostek selalu siap memberikan pendampingan penuh mulai dari pendaftaran hingga proses klaim, sehingga setiap mitra Ubiklan benar-benar terlindungi oleh program Jamsostek. (msb/dani)
BPJS Ketenagakerjaan Grha BPJamsostek Fokus Lindungi Driver Online Mitra Ubiklan
