IPOL.ID-Kerap sulit memprediksi hasil balapan. Pasalnya, apa saja bisa terjadi. Start terdepan, masih bisa tak finis atau finis terakhir jika banyak faktor ikut berpengaruh. Kerap sebelum start pun, ada hal yang tak dikehendaki bisa terjadi. Hal ini pun dialami duet pembalap Avila Bahar dan Putera Adam yang membela tim Honda Malaysia Racing Team (HMRT) yang start dari posisi kedua.
Tepat di starting grid kejuaraan balap ketahanan bergengsi Sepang 1000 Km di Sepang International Circuit Malaysia, Sabtu 29 November siang, throttle Civic FE, kendaraan yang mereka pacu mendadak mati.
Avila Bahar menyatakan kaget. “Sudah coba direset dan lain-lain, sampai ganti throttle body, masih gak mau jalan juga. Setelah balapan berlangsung 11 laps, mobil baru bisa keluar, posisi dari paling belakang (urutan 65),” tutur Alvin Bahar, pembalap senior Honda Racing Indonesia yang juga ikut mendampingi putra sulungnya sampai di sirkuit Sepang Malaysia.
Alhasil, duet pembalap Indonesia dan Malaysia itu, harus outlap sudah 12 lap menuju lap 13. Tapi, tentu tak ada kata menyerah bagi kedua pembalap muda yang sudah mempersiapkan diri secara optimal ini, dengan beberapa kali melakukan latihan dan simulasi hingga tengah malah. Ya, keduanya pantang menyerah.
