IPOL.ID – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar secara terbuka mengajak jajaran pejabat, termasuk sejumlah menteri Kabinet, untuk melakukan taubatan nasuha sebagai bentuk introspeksi atas meningkatnya bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah Indonesia.
“Yang pertama lingkungan kita yang kritis akibat kesalahan kita sendiri. Yang kedua perencanaan dan antisipasi yang rendah dari kita semua sebagai bangsa,” katanya saat menyampaikan pidato dalam kegiatan Workshop Kepala Sekolah untuk Program SMK Go Global, di Bandung, Senin (1/12).
Pria yang akrab disapa Cak Imin ini menyubut, selain bencana alam akibat cuaca ekstrem di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, tanda-tanda ancaman bencana juga terlihat jelas di berbagai daerah lain.
Ia mencontohkan saat meninjau lokasi relokasi korban bencana di Sukabumi, di mana titik-titik rawan longsor tampak semakin memperihatinkan.
“Beberapa hari yang lalu saya ke Sukabumi, meletakkan batu pertama pembangunan rumah relokasi korban bencana. Dan di depan mata kita sudah sangat terlihat titik-titik yang bakal menyusun bencana longsor di berbagai tempat,” ungkapnya.
