IPOL.ID- Seorang oknum guru pria terlihat menirukan cara berbicara Cahyo yang merupakan remaja tuna wicara sambil tertawa di depan kamera. Aksi tersebut turut diiringi tawa seorang perempuan yang diduga berada di lokasi yang sama. Perilaku itu dinilai tidak berempati dan merendahkan martabat penyandang disabilitas.
Video tersebut ramai dan dibagikan ulang oleh sejumlah akun media sosial, salah satunya akun TikTok @bulelengterkini. Tak lama setelah beredar, kolom komentar langsung dipenuhi reaksi keras dari warganet.
Mayoritas warganet mengecam tindakan pria tersebut, terlebih karena ia diduga berprofesi sebagai pendidik. Banyak yang menilai sikap tersebut tidak mencerminkan nilai moral, etika, dan keteladanan yang seharusnya dimiliki seorang guru.
“Jadi gini kualitas guru zaman sekarang,” tulis akun @le***.
Komentar lain menyebutkan, “Dia tidak pantas menjadi guru, tidak punya hati nurani,” tulis @te***.
Warganet juga menyoroti bahwa interaksi dalam siaran langsung tersebut mengandung unsur perundungan karena menyinggung kondisi fisik korban. Tak sedikit yang menyayangkan kejadian itu dilakukan di ruang publik melalui siaran langsung yang dapat diakses secara luas.
