IPOL.ID – Iran mengkritik ancaman Presiden AS Donald Trump untuk campur tangan dalam protes yang sedang berlangsung di negara itu. Aksi protes itu sendiri telah menelan korban jiwa setidaknya lima orang.
Teheran menegaskan, responsnya terhadap serangan apa pun terhadap Iran akan “cepat, tegas, dan komprehensif”.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat, Kementerian Luar Negeri menggambarkan ancaman AS tersebut sejalan dengan kebijakan rezim Zionis (Israel) untuk meningkatkan ketegangan di kawasan tersebut.
Pernyataan itu menambahkan bahwa pernyataan Trump baru-baru ini bukan hanya pelanggaran berat terhadap prinsip-prinsip dan aturan dasar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan hukum internasional dalam menghormati kedaulatan nasional negara-negara. Tetapi juga merupakan hasutan untuk melakukan kekerasan dan terorisme terhadap warga negara Iran.
Pernyataan itu memperingatkan bahwa serangan apa pun yang menargetkan Iran akan meningkatkan kemungkinan semakin mengakar kekacauan dan ketidakstabilan di kawasan tersebut dan “Amerika Serikat akan bertanggung jawab atas semua konsekuensi ini”.

