IPOL.ID – Insiden bunuh diri yang dilakukan YBS (10), seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diduga dipicu persoalan ekonomi, memicu keprihatinan mendalam dari Presiden Prabowo Subianto.
Melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, pemerintah menyampaikan rasa duka cita sekaligus komitmen untuk memastikan tragedi memilukan ini tidak terulang kembali di masa depan.
“Berkenaan dengan terjadinya kejadian yang menimpa adik kita di NTT, tepatnya di Kabupaten Ngada, kami tentunya mewakili pemerintah menyampaikan keprihatinan yang mendalam,” kata Prasetyo, Rabu (4/2).
Prabowo menaruh perhatian serius terhadap kasus ini. Presiden telah memberikan instruksi langsung kepada jajaran menterinya untuk segera bergerak dan melakukan langkah antisipasi.
“Bapak Presiden menaruh atensi dan melalui kami, meminta kami untuk berkoordinasi supaya ke depan hal-hal yang semacam ini dapat kita antisipasi,” ujarnya.
Ia menuturkan, tragedi tersebut menjadi pembelajaran penting bagi pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar, khususnya terhadap anak-anak dari keluarga kurang mampu.
